Kamis, 27 Januari 2011

My Princess Episode 6

HY : Annyeong hasimnika gongjunim, aku Park Hae Young-sam guru anda.
Awalnya Hae Young make bahasa formal, saat mendekat ke arah Lee Seol yang terbengong di tempat tidur bahasanya sudah berubah lagi.
HY : Apa? Kenapa kau tidak berteriak dan melempariku denganbantal? Aku kan ini pengganggu. Wah pandanganmu sama seperti Putri Salju ketika ia melihat Pangeran.
LS : Bagaimana kau bisa masuk ke sini?
HY : Bukan bagaimana, tapi mengapa? Kau ingin tahu alasannya?


Ternyata di luar sudah ada Direktur Park Dong Jae dan Presiden Korea, presiden Lee Young Chan. *wah pagi bener ya udah namu hehehehe*
Lee Seol menolak usulan presiden yang mengajukan Hae Young sebagai tutornya. Tapi keputusan sudah diambil dan Hae Young menjadi guru untuk tuan putri. Lee Seol mencari-cari alasan agar Hae Young tidak jadi gurunya, tapi malah 2 stafnya bilang kalau tidak ada 'guru' sebaik HY.



Lalu Hae Young bilang kalau Lee Seol bisa melewati test pertamanya maka HY akan pergi. Itu soal test tentang sejarah, tapi berbahasa Inggris. Malangnya LS tak bisa menjawab satu soalpun dengan benar






Lee Seol cemas karena kertas soalnya ditahan oleh Hae Young, dan akan diberikan kepada Presiden. Dia berusaha merebut kertas tadi dengan berbagai cara. Mengikuti Hae Young yang sedang makan.
HY : Saatnya belajar sudah selesai tuan putri
Hae Young sengaja berucap seperti itu karena disana ada Ny.Hong dan Ny.Shin. Lee Seol berusaha merebut map tempat Hae Young menyimpan kertas ujiannya tadi.
HY : Untuk apa mengembalikan kertas yang hasilnya nol...
Belum selesai Hae Young berucap Lee Seol membekap mulutnya. Lee Seol kan ga' mau ketahuan kalau ujiannya salah semua 
LS : Apa, roti? Baiklah kita akan berbicara tentang roti
Dalam bahsa Korea pengcupan kata "nol" mirip dengan kata "roti"
LS : Aku akan berbicara dengan Park-sam kalian lebih baik pergi. Kalaupun kalian mendengar sesuatu dari dlaam sini jangan hiraukan, pergi!
Lee Seol menyuruh kedua stafnya pergi.




Di kamar Hae Young. Lee Seol berusaha merebut map, tapi karena ia tak setinggi Hae Young jadi mana bisa ia merebut map itu.


 Hahahaaha, bahkan ia meompat dari tempat tidur segala. Sayangnya sia-sia, laluia pura-pura kesakitan karena jatuh tadi. Hae Young khawatir takut Lee Seol terluka dan meletakkan begitu saja mapnya di lantai. Kesempatan ini tak di sia-siakan oleh Lee Seol dan iapun merebut map tadi.
LS :Mana, mana kertasnya?
HY : Aku sudah menduga kau akan begini. Jadi aku menyembunyikan disini (sambil menepuk kantong kanan sebelah  dalam jasnya).
LS :Wah, kau ini penipu. Baiklah!


Lee Seol melompat ke tempat tidur.
HY : Apa yang kau lakukan?
LS : Aku tidak akan keluar dari sini sebelum kau memberikan kertasnya. Kalau perlu aku akan bermalam disini. Atau aku akan mengambil alih kamarini jadi kau tidak punya ruangan lagi.
HY : Baik, harap kau tidak melupakan ini.
Lalu Hae Young ikutan melompat ke tempat tidur. Keduanya berhadapan.
LS : Apa? Aku tidak takut.


Jiah lagaknya Lee Seol tidak takut, pas dia ngedorong Hae Young pake kaki malah dia yang hampir jatoh. Kontan ia teriak, dan hup! Ada tangan yang memegang bahunya. Dan, ups! Itukan tangannya Hae Young yang sekarang posisinya ada di atas tubuh Lee Seol *hahahahahahaha*.  Tersadar posisi yang tidak ngenakin gini keduanya langsung kikuk berdiri. Salah tingkah jadinya, hahahahhaha.
HY : Aku akan memberikan kertasnya besok pagi jam 6 di taman.




Tiba saatnya tidur tapi Lee Seol malah ga' bisa tidur. Dia sudah push up, loncat kodok, tetep aja ga' bisa tidur. Lalu dia post di M2Day "Karena seorang pria hatiku tak berhenti berdegup dna aku tak bisa tidur karenanya." *yuhuuuuuuuuuu tampaknya LS mulai fall in love nih *
Saat minum air di ruang makan, Lee Seol ketemu Kwon.
Kwon : Noona!!
Lee Seol kaget dan menyemprotkan air di mulutnya ke muka Kwon *aku ingat di episode 5 menyebutnya Gun bingung euy*
LS : Kwon-ahh, kau mencarimu untuk mengucapkan terima kasih. Apa kau chef?


Kwon membuatkan minuman untuk Lee Seol, kaya kopi ya? Tapi itu bukan kopi *kalau kopi mah tambah ga' bisa tidur ntar mah* melainkan campuran antara susu dan madu.


Karena  'sibuk' semalaman sampai akhirnya kesiagan bangun tidur. Hae Young yang sudah menunggu akhirnya masukke kamar dengan tidak sabar. Staf istana berusaha menghalangi Hae Young, eh malah pas Hae Young ngebisikan kata agar Lee Seol bangun nih tuan putri malah monyongin mulut gitu sambil bilang, 

"Profesor......"
Hae Young jadi geram, dia lalu mengangkat badan Lee Seol dan membawanya ke arah air mancur.
Dan tanpa ampun...byuuuuuuuuurrrrrrrrr...! Ia menjatuhkan Lee Seol ke kolam (yang pastinya dingin, kan lagi winter)
HY : Refresing...!!


Lee Seol masuk ruang belajar dengan marah.
LS : Mana, mana kertasnya? Apa kau sudah mengirimkannya ke presiden? Cancel! Kau kirim pake aa? Feedex, titipan kilat, scan, email? Cancel!! Cancel segera.
Hae Young cuek saja, dia membaca korannya.
LS : Hei kau sialan!
HY : Sialan?
Lalu ia memberikan kerts ujian Lee Seol.
LS : Ini asli kan?


Saat itulah Ny.Shin masuk dan bilang kalau seketaris Oh datang.
Sekretrais Oh datang memberikan konten untuk press conference. Lee Seol bilang dia akan menjelaskan soal ayahnya saat pres-kon nanti, tapi sekretaris Oh bilang itu belum boleh diungkapkan. itu ide dari Direktur Park Dong Jae.


Oh Yoon Joo mendapat ucapan selamat dari stafnya di museum, karena dia menjadi bagian dari restrukturisasi kerajaan. Nyonya Hong (staf di istana) juga datang. Yoon Joo meminta Ny.Hong kelak untuk pura-pura tidak mengenalnya. (waaahhh ada rencana apa nih YJ ya.

Lee Seol meminta ijin untuk keluar istana, dia pergi meminta bantuan pada Prof.Nam. Namun Profesor bilang kalau orang yang bisa membantunya sudah ada disisi Lee Seol, Park Hae Young

"Gunakan semua kemampuannya untuk keuntunganmu." Ucap profesor.
Di rumah Hae Young, bodyguard Mong Jae sudah menarik semua stempel sitaan, termasuk di kaki Hae Young. Aku suka deh adegan saat ada Mong Jae pasti lucu, hehehehehe.

Mong Jae : Silahkan tanda tangan disini, mak anda akan jadi tuan muda lagi.
Dia mengangsurkan kertas ke arah Hae young.
Mong Jae : Kok bisa cepat seklai semuanya inikembali pada anda?
HY : Ah ini seperti cerita sejarah. Sesaat semuanya diambil lalu sudahkembali seperti sedia kala.


 Yoon Joo datang membawa red wine, merayakan dia masuk ke istana. Saat Yoon Joo ke belakang, ada telpon dari prof.Nam yang diangkat oleh Hae Young.

Prof.Nam meminta bertemu dg YJ. Ia bilang kalau ia akan masuk istana juga, tapi sekarang baginya Yoon Joo bukanlah siapa-siapa...owwww...so sad deh buay Yoon Joo





LS tengah sibuk menulis di kamarnya, sepertinya sih nulis diary gitu. Dia tetap sebel sama Hae Young (even di diary) dan bilang kalau ia sangat merinduka ibunya. Eh tiba-tiba aja tuh ibunya nongol dan Lee Seol teriak
"ummaaaaaaaaaaa........." 
dengan girang.



 Kirain mimpi ternyata emang benar, ibunya datang untuk menuntaskanmasalah pendaftaran-keluarga. Jadi sejak saat itu LS resmi jadi anak Kaisar Lee Han bukan anak Kim Da Bok dan suaminya *secara hukum*. 



Dihadapkan pada kenyataan bahwa mereka secara hukum ukan lagi anak dan ibu keduanya amat sedih, terutama LS yang terus menangis sepanjang malam. HY yang mendengar tangisan LS dari luar pintu terlihat ikut simpati.


Sampai pagi, LS masih memakai baju yang sama dan kemungkinan dia tidak tidur semalaman. Ia berubah, ia mau belajar. Bahkan ia mau mengikuti instruksi HY saat bersikap ala princess di depan kamera

LS juga mempelajari bahan-bahan terkait ayah angkatnya, persiapan untuk pres-kon. Saat itu Ny.Shin masuk dan bilang kalau mereka sekarang harus pergi ke tempat perancang yangakan merancang baju gongju saat pres-kon nanti. Tahunya Yoon Joo juga datang kesana.

Perancang : Waaaahhh aku sudah banyak mendengar tentang anda, ternyata anda sangat cantik.
Designer itu mencim pipi dan memeluk Lee Seol dengan penuh kekaguman.
Perancang : Semuanya akan disiapkan silahkan anda menunggu di bawah. Asisten Kim...
Dia memanggil asistennya, malah Yoon Joo bilang dia akan membantu. Yoon Joo mengantar Lee Seol melihat-lihat sambil menunggu perancang menyiapkan baju-baju.


YJ : Cantik ya?
LS : Ia mereka semua tampak cantik (baju maksudnya)
YJ : Nikamti semuanya selagi maih ada waktu.
LS : Apamaksudmu berkata seperti itu?
YJ : Apa kau tidak menyadarri ada banyak orang yang tidak menyukiamu, yang tidak sepakat tentang rekonstruksi kerajaan. Direktur kesehatannya juga tidak baik, setelah beliau meninggal kau mau bersandar pada siapa? Aku. Aku juga akan pergi diam-diam jika waktunya tiba. Jadi kau seharusnya sedikit cemas.




Lee Seol kaget mendengar ucapan Yoon Joo.
Perancang : Semua sudah siap, gongju. Silahkan mencoba.
Lee Seol mencoba pakaian sambil matanya menatap ke arah Yoon Joo. 

0 komentar:

Posting Komentar

My Princess Episode 6

0 komentar
HY : Annyeong hasimnika gongjunim, aku Park Hae Young-sam guru anda.
Awalnya Hae Young make bahasa formal, saat mendekat ke arah Lee Seol yang terbengong di tempat tidur bahasanya sudah berubah lagi.
HY : Apa? Kenapa kau tidak berteriak dan melempariku denganbantal? Aku kan ini pengganggu. Wah pandanganmu sama seperti Putri Salju ketika ia melihat Pangeran.
LS : Bagaimana kau bisa masuk ke sini?
HY : Bukan bagaimana, tapi mengapa? Kau ingin tahu alasannya?


Ternyata di luar sudah ada Direktur Park Dong Jae dan Presiden Korea, presiden Lee Young Chan. *wah pagi bener ya udah namu hehehehe*
Lee Seol menolak usulan presiden yang mengajukan Hae Young sebagai tutornya. Tapi keputusan sudah diambil dan Hae Young menjadi guru untuk tuan putri. Lee Seol mencari-cari alasan agar Hae Young tidak jadi gurunya, tapi malah 2 stafnya bilang kalau tidak ada 'guru' sebaik HY.



Lalu Hae Young bilang kalau Lee Seol bisa melewati test pertamanya maka HY akan pergi. Itu soal test tentang sejarah, tapi berbahasa Inggris. Malangnya LS tak bisa menjawab satu soalpun dengan benar






Lee Seol cemas karena kertas soalnya ditahan oleh Hae Young, dan akan diberikan kepada Presiden. Dia berusaha merebut kertas tadi dengan berbagai cara. Mengikuti Hae Young yang sedang makan.
HY : Saatnya belajar sudah selesai tuan putri
Hae Young sengaja berucap seperti itu karena disana ada Ny.Hong dan Ny.Shin. Lee Seol berusaha merebut map tempat Hae Young menyimpan kertas ujiannya tadi.
HY : Untuk apa mengembalikan kertas yang hasilnya nol...
Belum selesai Hae Young berucap Lee Seol membekap mulutnya. Lee Seol kan ga' mau ketahuan kalau ujiannya salah semua 
LS : Apa, roti? Baiklah kita akan berbicara tentang roti
Dalam bahsa Korea pengcupan kata "nol" mirip dengan kata "roti"
LS : Aku akan berbicara dengan Park-sam kalian lebih baik pergi. Kalaupun kalian mendengar sesuatu dari dlaam sini jangan hiraukan, pergi!
Lee Seol menyuruh kedua stafnya pergi.




Di kamar Hae Young. Lee Seol berusaha merebut map, tapi karena ia tak setinggi Hae Young jadi mana bisa ia merebut map itu.


 Hahahaaha, bahkan ia meompat dari tempat tidur segala. Sayangnya sia-sia, laluia pura-pura kesakitan karena jatuh tadi. Hae Young khawatir takut Lee Seol terluka dan meletakkan begitu saja mapnya di lantai. Kesempatan ini tak di sia-siakan oleh Lee Seol dan iapun merebut map tadi.
LS :Mana, mana kertasnya?
HY : Aku sudah menduga kau akan begini. Jadi aku menyembunyikan disini (sambil menepuk kantong kanan sebelah  dalam jasnya).
LS :Wah, kau ini penipu. Baiklah!


Lee Seol melompat ke tempat tidur.
HY : Apa yang kau lakukan?
LS : Aku tidak akan keluar dari sini sebelum kau memberikan kertasnya. Kalau perlu aku akan bermalam disini. Atau aku akan mengambil alih kamarini jadi kau tidak punya ruangan lagi.
HY : Baik, harap kau tidak melupakan ini.
Lalu Hae Young ikutan melompat ke tempat tidur. Keduanya berhadapan.
LS : Apa? Aku tidak takut.


Jiah lagaknya Lee Seol tidak takut, pas dia ngedorong Hae Young pake kaki malah dia yang hampir jatoh. Kontan ia teriak, dan hup! Ada tangan yang memegang bahunya. Dan, ups! Itukan tangannya Hae Young yang sekarang posisinya ada di atas tubuh Lee Seol *hahahahahahaha*.  Tersadar posisi yang tidak ngenakin gini keduanya langsung kikuk berdiri. Salah tingkah jadinya, hahahahhaha.
HY : Aku akan memberikan kertasnya besok pagi jam 6 di taman.




Tiba saatnya tidur tapi Lee Seol malah ga' bisa tidur. Dia sudah push up, loncat kodok, tetep aja ga' bisa tidur. Lalu dia post di M2Day "Karena seorang pria hatiku tak berhenti berdegup dna aku tak bisa tidur karenanya." *yuhuuuuuuuuuu tampaknya LS mulai fall in love nih *
Saat minum air di ruang makan, Lee Seol ketemu Kwon.
Kwon : Noona!!
Lee Seol kaget dan menyemprotkan air di mulutnya ke muka Kwon *aku ingat di episode 5 menyebutnya Gun bingung euy*
LS : Kwon-ahh, kau mencarimu untuk mengucapkan terima kasih. Apa kau chef?


Kwon membuatkan minuman untuk Lee Seol, kaya kopi ya? Tapi itu bukan kopi *kalau kopi mah tambah ga' bisa tidur ntar mah* melainkan campuran antara susu dan madu.


Karena  'sibuk' semalaman sampai akhirnya kesiagan bangun tidur. Hae Young yang sudah menunggu akhirnya masukke kamar dengan tidak sabar. Staf istana berusaha menghalangi Hae Young, eh malah pas Hae Young ngebisikan kata agar Lee Seol bangun nih tuan putri malah monyongin mulut gitu sambil bilang, 

"Profesor......"
Hae Young jadi geram, dia lalu mengangkat badan Lee Seol dan membawanya ke arah air mancur.
Dan tanpa ampun...byuuuuuuuuurrrrrrrrr...! Ia menjatuhkan Lee Seol ke kolam (yang pastinya dingin, kan lagi winter)
HY : Refresing...!!


Lee Seol masuk ruang belajar dengan marah.
LS : Mana, mana kertasnya? Apa kau sudah mengirimkannya ke presiden? Cancel! Kau kirim pake aa? Feedex, titipan kilat, scan, email? Cancel!! Cancel segera.
Hae Young cuek saja, dia membaca korannya.
LS : Hei kau sialan!
HY : Sialan?
Lalu ia memberikan kerts ujian Lee Seol.
LS : Ini asli kan?


Saat itulah Ny.Shin masuk dan bilang kalau seketaris Oh datang.
Sekretrais Oh datang memberikan konten untuk press conference. Lee Seol bilang dia akan menjelaskan soal ayahnya saat pres-kon nanti, tapi sekretaris Oh bilang itu belum boleh diungkapkan. itu ide dari Direktur Park Dong Jae.


Oh Yoon Joo mendapat ucapan selamat dari stafnya di museum, karena dia menjadi bagian dari restrukturisasi kerajaan. Nyonya Hong (staf di istana) juga datang. Yoon Joo meminta Ny.Hong kelak untuk pura-pura tidak mengenalnya. (waaahhh ada rencana apa nih YJ ya.

Lee Seol meminta ijin untuk keluar istana, dia pergi meminta bantuan pada Prof.Nam. Namun Profesor bilang kalau orang yang bisa membantunya sudah ada disisi Lee Seol, Park Hae Young

"Gunakan semua kemampuannya untuk keuntunganmu." Ucap profesor.
Di rumah Hae Young, bodyguard Mong Jae sudah menarik semua stempel sitaan, termasuk di kaki Hae Young. Aku suka deh adegan saat ada Mong Jae pasti lucu, hehehehehe.

Mong Jae : Silahkan tanda tangan disini, mak anda akan jadi tuan muda lagi.
Dia mengangsurkan kertas ke arah Hae young.
Mong Jae : Kok bisa cepat seklai semuanya inikembali pada anda?
HY : Ah ini seperti cerita sejarah. Sesaat semuanya diambil lalu sudahkembali seperti sedia kala.


 Yoon Joo datang membawa red wine, merayakan dia masuk ke istana. Saat Yoon Joo ke belakang, ada telpon dari prof.Nam yang diangkat oleh Hae Young.

Prof.Nam meminta bertemu dg YJ. Ia bilang kalau ia akan masuk istana juga, tapi sekarang baginya Yoon Joo bukanlah siapa-siapa...owwww...so sad deh buay Yoon Joo





LS tengah sibuk menulis di kamarnya, sepertinya sih nulis diary gitu. Dia tetap sebel sama Hae Young (even di diary) dan bilang kalau ia sangat merinduka ibunya. Eh tiba-tiba aja tuh ibunya nongol dan Lee Seol teriak
"ummaaaaaaaaaaa........." 
dengan girang.



 Kirain mimpi ternyata emang benar, ibunya datang untuk menuntaskanmasalah pendaftaran-keluarga. Jadi sejak saat itu LS resmi jadi anak Kaisar Lee Han bukan anak Kim Da Bok dan suaminya *secara hukum*. 



Dihadapkan pada kenyataan bahwa mereka secara hukum ukan lagi anak dan ibu keduanya amat sedih, terutama LS yang terus menangis sepanjang malam. HY yang mendengar tangisan LS dari luar pintu terlihat ikut simpati.


Sampai pagi, LS masih memakai baju yang sama dan kemungkinan dia tidak tidur semalaman. Ia berubah, ia mau belajar. Bahkan ia mau mengikuti instruksi HY saat bersikap ala princess di depan kamera

LS juga mempelajari bahan-bahan terkait ayah angkatnya, persiapan untuk pres-kon. Saat itu Ny.Shin masuk dan bilang kalau mereka sekarang harus pergi ke tempat perancang yangakan merancang baju gongju saat pres-kon nanti. Tahunya Yoon Joo juga datang kesana.

Perancang : Waaaahhh aku sudah banyak mendengar tentang anda, ternyata anda sangat cantik.
Designer itu mencim pipi dan memeluk Lee Seol dengan penuh kekaguman.
Perancang : Semuanya akan disiapkan silahkan anda menunggu di bawah. Asisten Kim...
Dia memanggil asistennya, malah Yoon Joo bilang dia akan membantu. Yoon Joo mengantar Lee Seol melihat-lihat sambil menunggu perancang menyiapkan baju-baju.


YJ : Cantik ya?
LS : Ia mereka semua tampak cantik (baju maksudnya)
YJ : Nikamti semuanya selagi maih ada waktu.
LS : Apamaksudmu berkata seperti itu?
YJ : Apa kau tidak menyadarri ada banyak orang yang tidak menyukiamu, yang tidak sepakat tentang rekonstruksi kerajaan. Direktur kesehatannya juga tidak baik, setelah beliau meninggal kau mau bersandar pada siapa? Aku. Aku juga akan pergi diam-diam jika waktunya tiba. Jadi kau seharusnya sedikit cemas.




Lee Seol kaget mendengar ucapan Yoon Joo.
Perancang : Semua sudah siap, gongju. Silahkan mencoba.
Lee Seol mencoba pakaian sambil matanya menatap ke arah Yoon Joo. 

0 komentar:

Posting Komentar

visitor

 

KoReAn FaNz CoMmuNiTy | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates