Kamis, 10 Maret 2011

My Princess Episode 11

Kalau liat ending episode 10 yang menegangkan, akankah Lee Seol menjawab
"Iya, aku mau jadi wanitamu saja."


atau


"Maaf Hae Young-shi aku adalah gongju dan akan tetap menjadi gongju."
Dan
ternyata
jawabannya
adalah  (pake gaya Fitri Tropica ya  )
treng..treng....



LS : Bagaimana aku bisa menjawab pertanyaan ini. Aku tahu Park Hae Young menyerah karena aku. Aku tahu kau menjadi musuh karena aku. Jika aku menjawab semua akan menjadi lebih sulit. Bagaimana aku bisa melindungi Park Hae Young lagi. Maka aku tidak akan menjawabnya.
HY : (Memandang LS lalu memegang kedua lengan atas LS) Ini bukanlah pertanyaan yang bagus tapi kau menjawab dengan sangat bagus. (Lalu HY memeluk LS yang bercucuran air mata).


Yoon Joo yang kebetulan melintas melihat itu semua.
Dan sama seperti episode 3 (kalu ga salah) melihat Hae Young lagi bareng Lee Seol, Yoon Joo pastid atang ke rumah Profesor.
Dan kurang lebih posisinya sama, Profesor duduk (dulu mah lagi baca buku---berfikir sekarang profesor lagi ngeliatin sachet yang ternyata asli---berfikir juga kan) dan mendengar ada yang menekat pasword pintu.
Bedanya kali ini Yoon Joo datang sebagai "musuh". Dia datang menanyakan apakah sachet itu asli.
Prof : Walaupun ini asli bukan berarti Lee Dan bisa menjadi gongju. 
YJ : Jung Woo-shi kau berfikir sangat baik.
Prof : Kau jangan membuat masalah dengan Lee Seol.


Oo..ternyata Profesor sudah mengerti kemana arah pemikiran Yoon Joo.


Pagi. Lee Seol berteriak memanggil Lady.Shin yang memegang setumpuk koran pagi. Sambil berlari ia membawanya ke perpustakaan (iya kan ini perpustakaan?). Lady.Shin juga ikut. Di berita semua headline tentang kunjungan presiden ke istana. Beserta foto presiden dan Lee Seol. Melihat itu Lee Seol jadi cemas.


Kwon datang membawa sarapan.
Kwon : Noona! Noona noona noona. Noona!
Kesiannya Kwon di cuekin sama Lee Seol 
LS : Oh. Kwon-ahh
Ld.Shin : Kau kah koki yang membuat egg roll yang lezat itu?
Kwon : Ya
Lady Shin ngomel-ngomel dia kan sudah bertanya antusias gitu eh dijawab "iya" duang 
Kwon : Noona apa kau sakit?
LS : Tidak. Engga usah khawatir.
Lady Shin meminta Lee Seol memakan sarapan yang dibawa Kwon. Tapi lihat tangannya kemana? Hei Onnie singkirkan tanganmu. Tidaaakk dia ngeraba Kwon 


Kwon sibuk nyingkirin tangannya Lady Shin, jiahh dasar bikin cemburu aja nih!


Presiden marah pada Hae Young karena di depan wartawan ia berani melawan presiden. Dia meminta Hae Young segera keluar dari istana. Apa, keluar?


Andweoo...ga boleh! Tar pisah dunk ma gonju. Tapi kan yang masukin Hae Young ke istana ya Presiden. So kalau presiden minta ia keluar (karena udah ga sevisi ma presiden. Uuuhhh politikus mah ya selalu aja oportunis. Kalau udah ga' ada untung buat mereka maka BUANG!!) so kalau presiden meminta Hae Young keluar terpaksa deh keluar. Mulai cemas nih.


Belum lagi, cemas dengan 2 nenek sihir ini. *Mian aku bilang nenek sihir hehehehehe*. Siapalagi kalau bukan Lee Dan dan Yoon Joo. Setelah tahu sachetnya asli mereka berdua bekerja sama untuk menendang Lee Seol keluar dari istana dan menjadikan Lee Dan sebagai gongju. Tapi sepertinya beda tujuan nih mereka berdua. Tujuan akhir maksudnya. Yoon Joo kan pengennya membatalkan urusan rekunstruksi keluarga kerajaan. Yang itu berarti aset Daehan aman dan ia bisa memilikinya dengan jalan menikah dengan Hae Young. Sedangkan bagi Lee Dan, ia ingin menjadi putri memiliki semuanya dan pasti mengalahkan Lee Seol. Dia kan iri sama Lee Seol, karena Lee Seol selalu saja beruntung dan disayangi orang-orang.



Lee Dan mengunjung Lee Seol. Lee Seol senang kakaknya datang dia ga' tahu kalau Lee Dan datang untuk melihat kamarnya bukan untuk melihat adiknya. 
LD : Kau menjadikan simpati rakyat sebagai senjatamu.
Lee Dan sinis melihat tumpukan surat dari fans Lee Seol.
LD : Kelak jika aku ke ruangan ini aku tidak ingin melihatmu lagi.


Jiaahhh simak itu kata-kata Lee Dan. Udah sok jadi gongju aja dia. Yakin bener bakal jadi gongju.


Sudah ku bilangkan PD-nim dan chaka-nim My Princess cuma menjadikan ruangan mobil antik sebagai tempat khusus buat Lee Seol dan Hae Young. Lagi-lagi di ruangan ini mereka ketemu. Bukan di mobil tapi di dekat mobil.
Melihat Hae Young ada di dekat mobil Lee Seol turun dari tangga dengan hati-hati. Dia pengen menghindari Hae Young. Dia berjinjit menuruni tangga tapi Hae Young telah melihatnya.


HY : Aku ingin berbicara denganmu
LS : (menutup tangan ke telinga) Aaa...aaaa.....aku tidak mau dengar...aaaa
LS : Kau ini bagaimana, bukankah kita sudah sepakat kalau jam 9-10 ini jadi areaku
HY : Itu bukan kesepakatan tapi kau sendiri yang memutuskan
LS : Seperti Tom n Jerry saja. Aku yang mengikutimu atau kau yang selalu mencariku?
HY : Aku Tom, jadi kau yang selalu mengejarku
LS : Aku takut kau mengatakan agar aku melupakan kejadian semalam
HY : Mulai sekarang kita hanya boleh terpisah 1 meter. Jika kau menolak maka jaraknya akan menjadi 50 cm.
HY : Ayo makan siang bersama, ku tunggu di meja makan.


Di ruang makan Hae Young telah menunggu. Lee Seol ragu untuk masuk. Dia memikirkan perkataan Hae Young semalam. Ga' sadar kalau Hae Young sudah berdiri di sampingnya . Tapi bukannya masuk dan makan bareng, malah pura-pura mau pergi sama kyun-se-nim. Padahal yang nelpon Sun-ah bukan Profesor.


Hmm...beneran deh kita diingetin lagi sama episode awal. Ingat pas episode 1 di mall? Yang Lee Seol liat koper merah dan ketemu Hae Young? 


Sun-ah sedang kerja sampingan di mall. Lee Seol kesana karena ia ga' siap ketemu Hae Young. Dia curhat ke Sun-ah kalau hatinya sakit. Karena sebenarnya dia ingin bersama Hae Young tapi tidak bisa. Dan aiguu...lihat itu siapa yang berjalan ke arah mereka.
SA : Ngomong-ngomong sepertinya Mr.P sedang berjln kesini
Lee Seol panik, mencari tempat sembunyi. Tapi yang ada hanya koper, yasu yasudahlah dia masuk kesana *berarti badannya Kim Tae Hee kecil ya, muat masuk koper begitu 
SA : Mengapa anda datang sendiri? Seol mana?
HY : Aku datang ingin melihat-lihat.
Sun-ah menunjuk ke arah lain tapi pandangan Hae Young sudah mentok ke koper warna abu-abu.
HY : Aku ingin membeli ini
SA : Yang lain saja, yang ini ga begitu bagus
HY : (mengambil koper) Tidak, yang ini saja (mengeluarkan kartu kredit)


Hae Young tahu Lee Seol sembunyi disana makanya dia membeli koper itu. Diluar ia membuka koper dan geleng-geleng melihat ke arah Lee Seol.
HY : Bukankah sudah ku katakan, jika kau menolak maka jaraknya menjadi 50 cm
LS : Apa kau tidak tahu legenda? Kim Al-ji, Jumong, Kim Soo Ro, semuanya bersembunyi di cangkang.
HY : Jadi tetaplah dengan dongengmu dan masuk kembali ke cangkangmu.


Hae Young berjalan pergi meninggalkan Lee Seol yang masih di dalam cangkangnya 


Di jalan Hae Young mengatakan 5 hal pada Lee Seol (sambil memegang tangan Lee Seol).
1. Jangan biarkan orang lain memegang tanganmu 
2. Jangan masuk ke mobil orang lain
3. Jangan di gendong di punggung orang lain
4. Jangan mabuk dengan orang lain
5. Jangan menerima pernyataan cinta orang lain


Mm...mulai melarang nih Hae Young.


Hae Young membawa Lee Seol ke tempat mereka pertama ketemu. Di lokasi istana buat festival budaya itu. Ada juga gongju-festival disana. Bedanya kalau dulu ada Putri Stella sekarang yang ada Putri Lee Seol. Mereka mendekati gongju-festival karena Lee Seol ingin berfoto. Lagi-lagi adegan lam diulang. Gongju-festival minta bayaran. Sama kek dulu Lee Seol minta bayaran pada Hae Young pas Putri Stella minta foto bareng.
HY : Wah...dia benar-benar suksesormu


Saat Lee Seol berfoto dengan Gongju-festival banyak pengunjung yang mengenali Lee Seol. Mereka jadi ramai berkumpul dan mengambil foto.
LS : Onnie (pada gongju-fest) kepalamu pasti berat. Aku dulu pernah merasakannya, istirahatlah.
LS : (pada pengunjung) Kalian hanya mau ngambil foto kan? Ga ng-upload ke internet?


"Yaaa," jawab pengunjung kompak.
LS : Jadi antrilah! (Mengangkat tangan kanannya)
Melihat tingkah Lee Seol Hae Young mesem-mesem aja.
Bergiliran pengunjung mendapat giliran. Ga' ketinggalan tuh Hae Young juga foto bareng sama Lee Seol.  






Di istana Lee Seol sibuk melihat-lihat hasil jepretan dia dan Hae Young tadi.
LS : begini, kau harus membuatnya menjadi 60 derajat (mengarahkan tangan HY di bawah dagu)
HY : Boleh aku meminta yang ini


Hae Young mengambil foto mereka berdua. Tampaknya dia akan pergi nih ya?
Tadi melarang Lee Seol dengan 5 hal (itu kan pesan orang yang mo pergi gitu). Terus ngajak ke tempat mereka pertama ketemu. Sekarang minta foto.


Lee Seol bertemu Profesor. Profesor mengatakan bahwa Lee Dan punya sachet yang asli. Mereka pergi ke rumah panti untuk memastikan apakah Lee Dan masih berhubungan dengan ibunya. Karena dia bilang pada suster kalau sachet itu dari ibunya.
Suster : Tampaknya anda salah menyimpulkan. Anak-anak disini bisa saja mereka bertemu orang tuanya atau mendapat hadiah dari orang tua mereka. Tapi itu hanya khayalan. Dan buatmu, Lee Seol, khayalanmu adalah tentang ayahmu dan paman.
LS : Paman?


Saat Lee Seol sibuk mengingat paman siapakah gerangan yang dulu ia katakan, Hae Young sedang packing barang-barangnya ke dalam koper abu-abu. Dia memegang foto ayahnya, ahjushi dalam fantasi Lee Seol.
Hae Young ke ruangan Lee Seol,meletakkan amplop perpisahan. Tuuuh kan apa kataku tadi? Dia mo pergi  andweo oppa 


Lee Seol dan Profesor sudah pulang. Mereka masih memperbincangkan siapakah gerangan ahjushi tadi. Yoon Joo datang dan berkata kasar pada Lee Seol.
YJ : Selain mengambil aset Oppa, kini kau mengambil posisinya juga. Oppa pergi dari istana!! Karena untuk melindungimu, idiot, dia melawan presiden. Dan lihat akibatnya.


Lee Seol kaget dan berlari ke ruangan Hae Young. Disana ia hanya melihat ruangan kosong. Ia berlari ke luar, sama, Hae Young tidak ada.  
Lee Seol menelpon Hae young, tapi tidak diangakat.
LS : Karenaku dia jadi begini. Karena aku. 
Di atas tempat tidurnya Lee Seol melihat amplop yang tadi diletakkan Hae Young. Surat donasi Lee Seol untuk yayasan sosial. *ingat, uang seluruh kekayaan LS dulu*
Pesan Hae Young, 


"Gongjunim perintah pertama anda sudah dilaksanakan. ttd Park Hae Young."


Membacanya Lee Seol amkin sedih dan menangis 
sms dari Hae Young, "Ada 2 hadiah"
Lee Seol mencari-cari dalam amplop hadiah apakah gerangan. Dan ternyata hadiahnya bukan disana.
KDB : Seol.
LS : Umma (berlari ke arah ibunya).
KDB : Diplomat Park bilang kalau aku boleh menemui anakku. Dia bilang mungkin kau saat ini putriku merasa sangat sakit.


Huuu  aku ikutan mewek lho liat adegan ini 


Hae Young bertemu profesor, meminta profesor membantu dan menjaga Lee Seol. Saat melihat ke HP ada 14 miscalls dari Lee Seol.
Setelah itu Hae Young bertemu seniornya, yang ia minta mencari alamat Park Tae Joon ayahnya.
Sunbae : Park Tae Joon ini adalah orang yang termasuk ke dalam list orang-orang yang dilarang masuk ke negara ini.
HY : Iya, untuk itu aku harus menemuinya.


Ayahnya ada di New York, berarti Hae Young bakal kesana ya. Menggunakan tiket yang dulu ia beli, yang tanpa sengaja ia jadikan memo saat inagurasi Lee Seol.


Yoon Joo bertemu wartawan Liu, memberikan bahan-bahan beritabaru. Dapat di duga itu berita tentang Lee Dan yang punya sachet permaisuri Myeong Seong.


Di ruangan mobil antik Jerry yang sedih terusan menelpon Tom. Lady Hong datang, membawakan guru baru pengganti Tom 
Lee Seol seperti teringat sesuatu. Ia berlari keluar dan memerintahkan seseorang yang ia telpon untuk mencari tahu dimana posisi Hae Young sekarang.


Di bandara Incheon Hae Young duduk menunggu pesawat yang akan membawanya ke NY. Dan Lee Seol datang. Melihat kesana-kemari dan 
melewati antrian calon penumpang yang sedang diperiksa tiketnya.
Dan
sssss.....dia melewati sesuatu.
Hae Young!!




Untungnya ga' kek di sinetron yang nyebelin, disini Lee Seol sadar sudah melewatis iapa. Hae Young juga. Keduanya saling membalikkan badan.
Lee Seol marah sambil menangis karena Hae Young pergi begitu saja. Tanpa mengucapkan satu kata perpisahanpun. 


HY : Kau benar-benar bertindak seperti putri. Bahkan kau membawa bodyguard.
LS : Bodyguard?
Dan Mong Jae dan satu bodyguard lain terlihat berlari ke arah mereka. Mong Jae menyerahkan hp kepada Hae Young. Telpon dari Yoon Joo.
YJ : Kalian berdua harus segera kembali secepatnya. 


Lalu hal yang paling menyebalkan dalam drama ini terjadi. Yoon Joo mengumpulkan semua orang dan mengatakan bahwa pemilik sachet permaisuri Myeong Seong adalah Lee Dan. 
Lee Dan masuk dan mengkonfrontasi beberapa memori yang - katanya- ia punyai saat kecil.
PDJ : Lalu apakah kau ingat aku?
LD : Anda datang ke tempat ayah bekerja. Ayah sangat takut dan memelukku erat-erat. 
LD : Ayah takut bertemu anda karena ada seseorang yang tela memperingatkannya agar tidak bertemu anda.
LS : Siapa, siapa orang tersebut?
LD : Park Hae Young-shi sepertinya lebih tahu.


Lee Seol melihat ke arah Hae Young yang melihat ke arah lain.
Lady Hong datang, mengatakan bahwa di tv wartawan sedang melaporkan hal ini.
Hae Young dan Lee Seol menonton berdua. 
HY : Tenanglah, tunggu di ruanganmu.
Hae Young pergi menemui Lee Dan. Menanyakan bagaimana Lee Dan tahu hal tersebut. Bahwa ayahnya yang ada kaitan dengan kematian Lee Han.


Park Dong Jae marah, dan dia malah menuduh Hae Young melakukan ini semua. Karena setahu dia dari awal Hae Young tidak setuju soal rekonstruksi keluarga kerajaan. 
"Kau dan ayahmu sama saja!" Ucapnya pada Hae Young.
Jadi serba salah paham nih semua. 


Belum lagi saat Yoon Joo memberitahu Lee Seol bahwa ayah Hae Young ada kaitan dengan kematian ayahnya.
YJ : Romeo dan Juliet? Kau salah jatuh cinta pada anak dari seseorang yang membunuh ayahmu.


Airmata Lee Seol menitik mendengarnya. 


Pintu terbuka, Hae Young datang. Cepat-cepat Lee Seol menghapus airmatanya dan membuang muka. Dan....selesaiiiii 

0 komentar:

Poskan Komentar

My Princess Episode 11

0 komentar
Kalau liat ending episode 10 yang menegangkan, akankah Lee Seol menjawab
"Iya, aku mau jadi wanitamu saja."


atau


"Maaf Hae Young-shi aku adalah gongju dan akan tetap menjadi gongju."
Dan
ternyata
jawabannya
adalah  (pake gaya Fitri Tropica ya  )
treng..treng....



LS : Bagaimana aku bisa menjawab pertanyaan ini. Aku tahu Park Hae Young menyerah karena aku. Aku tahu kau menjadi musuh karena aku. Jika aku menjawab semua akan menjadi lebih sulit. Bagaimana aku bisa melindungi Park Hae Young lagi. Maka aku tidak akan menjawabnya.
HY : (Memandang LS lalu memegang kedua lengan atas LS) Ini bukanlah pertanyaan yang bagus tapi kau menjawab dengan sangat bagus. (Lalu HY memeluk LS yang bercucuran air mata).


Yoon Joo yang kebetulan melintas melihat itu semua.
Dan sama seperti episode 3 (kalu ga salah) melihat Hae Young lagi bareng Lee Seol, Yoon Joo pastid atang ke rumah Profesor.
Dan kurang lebih posisinya sama, Profesor duduk (dulu mah lagi baca buku---berfikir sekarang profesor lagi ngeliatin sachet yang ternyata asli---berfikir juga kan) dan mendengar ada yang menekat pasword pintu.
Bedanya kali ini Yoon Joo datang sebagai "musuh". Dia datang menanyakan apakah sachet itu asli.
Prof : Walaupun ini asli bukan berarti Lee Dan bisa menjadi gongju. 
YJ : Jung Woo-shi kau berfikir sangat baik.
Prof : Kau jangan membuat masalah dengan Lee Seol.


Oo..ternyata Profesor sudah mengerti kemana arah pemikiran Yoon Joo.


Pagi. Lee Seol berteriak memanggil Lady.Shin yang memegang setumpuk koran pagi. Sambil berlari ia membawanya ke perpustakaan (iya kan ini perpustakaan?). Lady.Shin juga ikut. Di berita semua headline tentang kunjungan presiden ke istana. Beserta foto presiden dan Lee Seol. Melihat itu Lee Seol jadi cemas.


Kwon datang membawa sarapan.
Kwon : Noona! Noona noona noona. Noona!
Kesiannya Kwon di cuekin sama Lee Seol 
LS : Oh. Kwon-ahh
Ld.Shin : Kau kah koki yang membuat egg roll yang lezat itu?
Kwon : Ya
Lady Shin ngomel-ngomel dia kan sudah bertanya antusias gitu eh dijawab "iya" duang 
Kwon : Noona apa kau sakit?
LS : Tidak. Engga usah khawatir.
Lady Shin meminta Lee Seol memakan sarapan yang dibawa Kwon. Tapi lihat tangannya kemana? Hei Onnie singkirkan tanganmu. Tidaaakk dia ngeraba Kwon 


Kwon sibuk nyingkirin tangannya Lady Shin, jiahh dasar bikin cemburu aja nih!


Presiden marah pada Hae Young karena di depan wartawan ia berani melawan presiden. Dia meminta Hae Young segera keluar dari istana. Apa, keluar?


Andweoo...ga boleh! Tar pisah dunk ma gonju. Tapi kan yang masukin Hae Young ke istana ya Presiden. So kalau presiden minta ia keluar (karena udah ga sevisi ma presiden. Uuuhhh politikus mah ya selalu aja oportunis. Kalau udah ga' ada untung buat mereka maka BUANG!!) so kalau presiden meminta Hae Young keluar terpaksa deh keluar. Mulai cemas nih.


Belum lagi, cemas dengan 2 nenek sihir ini. *Mian aku bilang nenek sihir hehehehehe*. Siapalagi kalau bukan Lee Dan dan Yoon Joo. Setelah tahu sachetnya asli mereka berdua bekerja sama untuk menendang Lee Seol keluar dari istana dan menjadikan Lee Dan sebagai gongju. Tapi sepertinya beda tujuan nih mereka berdua. Tujuan akhir maksudnya. Yoon Joo kan pengennya membatalkan urusan rekunstruksi keluarga kerajaan. Yang itu berarti aset Daehan aman dan ia bisa memilikinya dengan jalan menikah dengan Hae Young. Sedangkan bagi Lee Dan, ia ingin menjadi putri memiliki semuanya dan pasti mengalahkan Lee Seol. Dia kan iri sama Lee Seol, karena Lee Seol selalu saja beruntung dan disayangi orang-orang.



Lee Dan mengunjung Lee Seol. Lee Seol senang kakaknya datang dia ga' tahu kalau Lee Dan datang untuk melihat kamarnya bukan untuk melihat adiknya. 
LD : Kau menjadikan simpati rakyat sebagai senjatamu.
Lee Dan sinis melihat tumpukan surat dari fans Lee Seol.
LD : Kelak jika aku ke ruangan ini aku tidak ingin melihatmu lagi.


Jiaahhh simak itu kata-kata Lee Dan. Udah sok jadi gongju aja dia. Yakin bener bakal jadi gongju.


Sudah ku bilangkan PD-nim dan chaka-nim My Princess cuma menjadikan ruangan mobil antik sebagai tempat khusus buat Lee Seol dan Hae Young. Lagi-lagi di ruangan ini mereka ketemu. Bukan di mobil tapi di dekat mobil.
Melihat Hae Young ada di dekat mobil Lee Seol turun dari tangga dengan hati-hati. Dia pengen menghindari Hae Young. Dia berjinjit menuruni tangga tapi Hae Young telah melihatnya.


HY : Aku ingin berbicara denganmu
LS : (menutup tangan ke telinga) Aaa...aaaa.....aku tidak mau dengar...aaaa
LS : Kau ini bagaimana, bukankah kita sudah sepakat kalau jam 9-10 ini jadi areaku
HY : Itu bukan kesepakatan tapi kau sendiri yang memutuskan
LS : Seperti Tom n Jerry saja. Aku yang mengikutimu atau kau yang selalu mencariku?
HY : Aku Tom, jadi kau yang selalu mengejarku
LS : Aku takut kau mengatakan agar aku melupakan kejadian semalam
HY : Mulai sekarang kita hanya boleh terpisah 1 meter. Jika kau menolak maka jaraknya akan menjadi 50 cm.
HY : Ayo makan siang bersama, ku tunggu di meja makan.


Di ruang makan Hae Young telah menunggu. Lee Seol ragu untuk masuk. Dia memikirkan perkataan Hae Young semalam. Ga' sadar kalau Hae Young sudah berdiri di sampingnya . Tapi bukannya masuk dan makan bareng, malah pura-pura mau pergi sama kyun-se-nim. Padahal yang nelpon Sun-ah bukan Profesor.


Hmm...beneran deh kita diingetin lagi sama episode awal. Ingat pas episode 1 di mall? Yang Lee Seol liat koper merah dan ketemu Hae Young? 


Sun-ah sedang kerja sampingan di mall. Lee Seol kesana karena ia ga' siap ketemu Hae Young. Dia curhat ke Sun-ah kalau hatinya sakit. Karena sebenarnya dia ingin bersama Hae Young tapi tidak bisa. Dan aiguu...lihat itu siapa yang berjalan ke arah mereka.
SA : Ngomong-ngomong sepertinya Mr.P sedang berjln kesini
Lee Seol panik, mencari tempat sembunyi. Tapi yang ada hanya koper, yasu yasudahlah dia masuk kesana *berarti badannya Kim Tae Hee kecil ya, muat masuk koper begitu 
SA : Mengapa anda datang sendiri? Seol mana?
HY : Aku datang ingin melihat-lihat.
Sun-ah menunjuk ke arah lain tapi pandangan Hae Young sudah mentok ke koper warna abu-abu.
HY : Aku ingin membeli ini
SA : Yang lain saja, yang ini ga begitu bagus
HY : (mengambil koper) Tidak, yang ini saja (mengeluarkan kartu kredit)


Hae Young tahu Lee Seol sembunyi disana makanya dia membeli koper itu. Diluar ia membuka koper dan geleng-geleng melihat ke arah Lee Seol.
HY : Bukankah sudah ku katakan, jika kau menolak maka jaraknya menjadi 50 cm
LS : Apa kau tidak tahu legenda? Kim Al-ji, Jumong, Kim Soo Ro, semuanya bersembunyi di cangkang.
HY : Jadi tetaplah dengan dongengmu dan masuk kembali ke cangkangmu.


Hae Young berjalan pergi meninggalkan Lee Seol yang masih di dalam cangkangnya 


Di jalan Hae Young mengatakan 5 hal pada Lee Seol (sambil memegang tangan Lee Seol).
1. Jangan biarkan orang lain memegang tanganmu 
2. Jangan masuk ke mobil orang lain
3. Jangan di gendong di punggung orang lain
4. Jangan mabuk dengan orang lain
5. Jangan menerima pernyataan cinta orang lain


Mm...mulai melarang nih Hae Young.


Hae Young membawa Lee Seol ke tempat mereka pertama ketemu. Di lokasi istana buat festival budaya itu. Ada juga gongju-festival disana. Bedanya kalau dulu ada Putri Stella sekarang yang ada Putri Lee Seol. Mereka mendekati gongju-festival karena Lee Seol ingin berfoto. Lagi-lagi adegan lam diulang. Gongju-festival minta bayaran. Sama kek dulu Lee Seol minta bayaran pada Hae Young pas Putri Stella minta foto bareng.
HY : Wah...dia benar-benar suksesormu


Saat Lee Seol berfoto dengan Gongju-festival banyak pengunjung yang mengenali Lee Seol. Mereka jadi ramai berkumpul dan mengambil foto.
LS : Onnie (pada gongju-fest) kepalamu pasti berat. Aku dulu pernah merasakannya, istirahatlah.
LS : (pada pengunjung) Kalian hanya mau ngambil foto kan? Ga ng-upload ke internet?


"Yaaa," jawab pengunjung kompak.
LS : Jadi antrilah! (Mengangkat tangan kanannya)
Melihat tingkah Lee Seol Hae Young mesem-mesem aja.
Bergiliran pengunjung mendapat giliran. Ga' ketinggalan tuh Hae Young juga foto bareng sama Lee Seol.  






Di istana Lee Seol sibuk melihat-lihat hasil jepretan dia dan Hae Young tadi.
LS : begini, kau harus membuatnya menjadi 60 derajat (mengarahkan tangan HY di bawah dagu)
HY : Boleh aku meminta yang ini


Hae Young mengambil foto mereka berdua. Tampaknya dia akan pergi nih ya?
Tadi melarang Lee Seol dengan 5 hal (itu kan pesan orang yang mo pergi gitu). Terus ngajak ke tempat mereka pertama ketemu. Sekarang minta foto.


Lee Seol bertemu Profesor. Profesor mengatakan bahwa Lee Dan punya sachet yang asli. Mereka pergi ke rumah panti untuk memastikan apakah Lee Dan masih berhubungan dengan ibunya. Karena dia bilang pada suster kalau sachet itu dari ibunya.
Suster : Tampaknya anda salah menyimpulkan. Anak-anak disini bisa saja mereka bertemu orang tuanya atau mendapat hadiah dari orang tua mereka. Tapi itu hanya khayalan. Dan buatmu, Lee Seol, khayalanmu adalah tentang ayahmu dan paman.
LS : Paman?


Saat Lee Seol sibuk mengingat paman siapakah gerangan yang dulu ia katakan, Hae Young sedang packing barang-barangnya ke dalam koper abu-abu. Dia memegang foto ayahnya, ahjushi dalam fantasi Lee Seol.
Hae Young ke ruangan Lee Seol,meletakkan amplop perpisahan. Tuuuh kan apa kataku tadi? Dia mo pergi  andweo oppa 


Lee Seol dan Profesor sudah pulang. Mereka masih memperbincangkan siapakah gerangan ahjushi tadi. Yoon Joo datang dan berkata kasar pada Lee Seol.
YJ : Selain mengambil aset Oppa, kini kau mengambil posisinya juga. Oppa pergi dari istana!! Karena untuk melindungimu, idiot, dia melawan presiden. Dan lihat akibatnya.


Lee Seol kaget dan berlari ke ruangan Hae Young. Disana ia hanya melihat ruangan kosong. Ia berlari ke luar, sama, Hae Young tidak ada.  
Lee Seol menelpon Hae young, tapi tidak diangakat.
LS : Karenaku dia jadi begini. Karena aku. 
Di atas tempat tidurnya Lee Seol melihat amplop yang tadi diletakkan Hae Young. Surat donasi Lee Seol untuk yayasan sosial. *ingat, uang seluruh kekayaan LS dulu*
Pesan Hae Young, 


"Gongjunim perintah pertama anda sudah dilaksanakan. ttd Park Hae Young."


Membacanya Lee Seol amkin sedih dan menangis 
sms dari Hae Young, "Ada 2 hadiah"
Lee Seol mencari-cari dalam amplop hadiah apakah gerangan. Dan ternyata hadiahnya bukan disana.
KDB : Seol.
LS : Umma (berlari ke arah ibunya).
KDB : Diplomat Park bilang kalau aku boleh menemui anakku. Dia bilang mungkin kau saat ini putriku merasa sangat sakit.


Huuu  aku ikutan mewek lho liat adegan ini 


Hae Young bertemu profesor, meminta profesor membantu dan menjaga Lee Seol. Saat melihat ke HP ada 14 miscalls dari Lee Seol.
Setelah itu Hae Young bertemu seniornya, yang ia minta mencari alamat Park Tae Joon ayahnya.
Sunbae : Park Tae Joon ini adalah orang yang termasuk ke dalam list orang-orang yang dilarang masuk ke negara ini.
HY : Iya, untuk itu aku harus menemuinya.


Ayahnya ada di New York, berarti Hae Young bakal kesana ya. Menggunakan tiket yang dulu ia beli, yang tanpa sengaja ia jadikan memo saat inagurasi Lee Seol.


Yoon Joo bertemu wartawan Liu, memberikan bahan-bahan beritabaru. Dapat di duga itu berita tentang Lee Dan yang punya sachet permaisuri Myeong Seong.


Di ruangan mobil antik Jerry yang sedih terusan menelpon Tom. Lady Hong datang, membawakan guru baru pengganti Tom 
Lee Seol seperti teringat sesuatu. Ia berlari keluar dan memerintahkan seseorang yang ia telpon untuk mencari tahu dimana posisi Hae Young sekarang.


Di bandara Incheon Hae Young duduk menunggu pesawat yang akan membawanya ke NY. Dan Lee Seol datang. Melihat kesana-kemari dan 
melewati antrian calon penumpang yang sedang diperiksa tiketnya.
Dan
sssss.....dia melewati sesuatu.
Hae Young!!




Untungnya ga' kek di sinetron yang nyebelin, disini Lee Seol sadar sudah melewatis iapa. Hae Young juga. Keduanya saling membalikkan badan.
Lee Seol marah sambil menangis karena Hae Young pergi begitu saja. Tanpa mengucapkan satu kata perpisahanpun. 


HY : Kau benar-benar bertindak seperti putri. Bahkan kau membawa bodyguard.
LS : Bodyguard?
Dan Mong Jae dan satu bodyguard lain terlihat berlari ke arah mereka. Mong Jae menyerahkan hp kepada Hae Young. Telpon dari Yoon Joo.
YJ : Kalian berdua harus segera kembali secepatnya. 


Lalu hal yang paling menyebalkan dalam drama ini terjadi. Yoon Joo mengumpulkan semua orang dan mengatakan bahwa pemilik sachet permaisuri Myeong Seong adalah Lee Dan. 
Lee Dan masuk dan mengkonfrontasi beberapa memori yang - katanya- ia punyai saat kecil.
PDJ : Lalu apakah kau ingat aku?
LD : Anda datang ke tempat ayah bekerja. Ayah sangat takut dan memelukku erat-erat. 
LD : Ayah takut bertemu anda karena ada seseorang yang tela memperingatkannya agar tidak bertemu anda.
LS : Siapa, siapa orang tersebut?
LD : Park Hae Young-shi sepertinya lebih tahu.


Lee Seol melihat ke arah Hae Young yang melihat ke arah lain.
Lady Hong datang, mengatakan bahwa di tv wartawan sedang melaporkan hal ini.
Hae Young dan Lee Seol menonton berdua. 
HY : Tenanglah, tunggu di ruanganmu.
Hae Young pergi menemui Lee Dan. Menanyakan bagaimana Lee Dan tahu hal tersebut. Bahwa ayahnya yang ada kaitan dengan kematian Lee Han.


Park Dong Jae marah, dan dia malah menuduh Hae Young melakukan ini semua. Karena setahu dia dari awal Hae Young tidak setuju soal rekonstruksi keluarga kerajaan. 
"Kau dan ayahmu sama saja!" Ucapnya pada Hae Young.
Jadi serba salah paham nih semua. 


Belum lagi saat Yoon Joo memberitahu Lee Seol bahwa ayah Hae Young ada kaitan dengan kematian ayahnya.
YJ : Romeo dan Juliet? Kau salah jatuh cinta pada anak dari seseorang yang membunuh ayahmu.


Airmata Lee Seol menitik mendengarnya. 


Pintu terbuka, Hae Young datang. Cepat-cepat Lee Seol menghapus airmatanya dan membuang muka. Dan....selesaiiiii 

0 komentar:

Poskan Komentar

visitor

 

KoReAn FaNz CoMmuNiTy | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates