Kamis, 27 Januari 2011

My Princess Episode 4

Di bandara.
Petugas bandara yang memeriksa passport Seol bilang kalau Lee Seol tidak boleh bepergian dari luar negeri. Dia termasuk daftar balcklist dari Kementrian Luar Negeri.




LS : Apa? Apa ini perbuatan kakekmu? Apa kaekkmu punya hubungan dekat dengan kemenlu?
HY : Iya kakekku dekat dengan kemenlu.

Lee Seol hendak pulang ke rumahnya *dia sih nyebutnya Inn*. Dia kan ninggalin surat buat ibunya. Dengan diantar Hae Young dia balik ke rumah dan mencari surat yang ia tinggalkan di injil ibunya.
Wow! Kamar ibunya Lee Seol udah kaya kantor deh. Ada komputer dan perangkat elektronik lainnya. Ibu modern ya ^_^

LS : Aku meletakkannya di bible, dan ku harap ibu menemukannya di hari Minggu.
HY : Kalau begitu ibumu sekarang pasti di gereja.
Lalu mereka ke gereja.

Aku muslim, jadi aku ga' terlalu tahu ritual di gereja. Tapi disini, ada kebiasaan untuk membacakan permintaan jemaat oleh pastur. Satu surat dibaca, berlanjut dari surat kedua. Dan,itu adalah surat Lee Seol untuk ibunya. Hahahahaha, bisa di tebak dunk seisi gereja terutama ibu Lee Seol bingung.
Sampai pada kalimat "Saat ibu membaca ini aku mungkin telah di pesawat menuju Mesir."
Mendengar itu ibunya langsung menoleh ke Lee Seol, dan yang jadi target telah ngibrit keluar. Keruan saja tuh Lee Seol jadi bulan-bulanan ibunya. Dipukulin, karena dikira dia mau kabur dari rumah.

HY : Omonim, hentikan.
Ibu LS : Minggir, kalau tidak aku juga akan memukulmu.
HY : Omonim, ini semua karena aku.
Ibu : Engkau? Apa maksudnya? Apa kalian mau kawin lari? Apa kau hamil?

Hahahahaha, langsung tu riuh para jemaat mengucapkan selamat dan Lee Seol juga Hae Young sibuk menyilangkan tangan. Mmm...agak aneh juga ya. Orang mau kawin lari kok malah di selamatin. Beda budaya emang kek kita di Indonesia.
Pastur : Sepertinya wajahmu ga' asing, kamu cucu Dae Han Grup ya?
Ibu LS dan warga disana senang setelah tahu Hae Young orang kaya. Ibu LS malah bangga keknya, iyalah Park Sobang kan tajir buuuuuuuuuuuuuuuk!
HY : Pastur, demi pekerjaan dan keluargaku bisakah ini semua dirahasiakan?
Pastur : Oh tentu saja. Semua ini adalah rahasia.....sssssssssstttttttttttt
Seluruh warga ikutan bilang, "sssssssssssssttttttttttt." Sambil ngeletakkin telunjuk di bibir.

Di rumah Lee Seol. Mereka menunjukkan video "hugged girl" yang lagi jadi topik panas di dunia maya. Mereka kira ibunya bakal marah, eh ternyata ibunya bilang

"Romantis, uuuuhhh...saat muda dulu aku ingin sekali seperti ini."
Hahahahaha, ternyata ibunya Lee Seol dulu juga kawin lari dengan ayahnya.


Hae Young berlutut pada ibu Seol, layaknya mennatu yang minta restu. Hahahahaha. Lee Seol cuma bisa benging liat aksi impresip Hae Young. Dia mau protes tapi Hae Young malah bilang,
"Apa Oppa bilang. Harusnya kita minta restu ibu dari awal."
LS : Oppa?!
Ibu LS : Kemudian, apakah kalian akan menikah di catatan sipil sebelum ke Mesir?
HY & LS : Catatan sipil?
Ibu LS : Iya, catatan sipil.

Sebelum Hae Young menjawab ada bodyguard suruhan kakeknya yang datang. Dia menjemput Hae Young.




LS :Kau akan pergi, setelah menimbulkan kekacauan ini?
Mendengar itu ibunya malah salah paham. Dikira LS ga' betah di tinggal lama-lama. Hae Young juga lucu, dia malah nanggapin kesalah pahaman itu.
HY : Oppa akan segera pulang. Kenapa kau khawatir?
Sambil nyubit pipi Lee Seol. Hahahahahahaha. Seol makin frustasi aja. Dan yang lucu lagi tuh pengawal kaget gitu dengar Hae Young bilang "Oppa" ke Seol. Juga pas ibunya Seol bilang "Park Sobang." menantu Park. Hahahahaha. Lucu pisan deh nih drama. Aktingnya SSH keren! Hahahahaha.

Di tempat perencanaan pembangunan Resort Royal Family. Direktur dan sekretaris Oh sedang meunggu kedatangan Presiden. Park Dong JAe sedang membangun kediaman tuan putri. Yang kelak akan di buka untuk umjum. Disana juga ia membangun memoriam hall untuk mengenang presiden.

Di tempat lain, politikus Seo sedang protes di hadapan wartawan. Masih saja ia menolak rencana pemerintah yang akan mengatur ulang soal kerajaan itu. Tapi setelah di telpon sama Kurator Oh dia malah pura-pura pingsan agar bisa bebas dari aksi protesnya. Dasar politikus!

Di rumah kakek Hae Young. Dia marak kepada Hae Young yang 'menculik' gongju. Disini raut muka Hae Young beda deh sama di Inn tadi. Kalau tadi kocak, disini serius emosian lagi. Yah dia kan marah, kok bisa kakeknya pengen kasih semua harta kekayaannya buat membangun kembali keluarga kerajaan. Siapa sih yang ga' bakal marah.

Park Dong Jae :Kau tidak bisa marah, semua harta Dae Han berawal dari harta kerajaan.
HY : Tapi kakek tidak bisa begini. Kalau begitu aku akan melakukan segala cara agar gadis itu tidak pernah menjadi putri.

Mendengar itu kakeknya marah.
PDJ : Kau ini, mengapa melakukan hal yang sama dengan ayahmu dulu.
Hae Young baru menyadari kalau dulu ayahnya diusir oleh kakeknya juga karena hal yang sama. Tambah marahd eh dia setelah tahu bahwa kakeknya rela membuang anak kandungnya sendiri hanya demi menyelamatkan kerajaan.
PDJ : Pergi!
HY : Baik, aku akan pergi. Tapi begitu aku pergi maka kakek tidak dapat melihat gongju lagi.

Wah mulai serius nih, udah berenti kali adegan ngocok perutnya.
Hae Young menemui politisi Seo. Dia meminta larangan bepergian ke luar negeri Lee Seol dicabut.

Di Inn. Lee Seol nampaknya baru bngun tidur. Dia cuma pake oblong gitu dan rambutnya berantakan. Nah, begini baru kek orang bangun tidur. Bukan kek scene saat Oh Yoon Joo bangun tidur itu. Masa bangun tidur rambut rapi dan make-up udah nemplok gitu.

Ibu LS : Pergilah temui profesor, jangan cuma pamit lewat surat.
LS : Surat?
Dia baru sadar kalau selain ninggalin surat buat ibunya dia juga ninggalin surat buat profesor. Pake aksen hati di sampul dan full parfum. Hahahahaha. Dia langsung nelpon profesor dan meminta profesor untuk tidak membaca surat yang ada di tangannya.

Di kampus, Lee Seol kan mau ketemu profesor eh dia malah diajak wawancara gitu. Yah karena kasus "hugged girl" banyak wartawan yang nyariin dia. Untung profesor nyelamatin Lee Seol dari wawancara itu. Mereka pergi ke kafe. Lee Seol meminta suratnya tapi malah profesor bilang kalau dia sudah membacanya. Hahahaa.
Profesor : Mengap kau tidak mau menjadi putri.
LS : Itu karena aku suka keadaanku sekarang. Juga ada rahasia yang tidak ingin ku ungkapkan.

Pembicaraan mereka disela oleh bunyi hp, telpon dari Sul-ah teman Seol. Ternyata saat mereka asyik ngobrol soal pergi ke Mesir di kantor profesor keadaan crowdid! Telpon berderang sana sini, nanyain soal Princess Lee Seol. Juga wartawan telah berkumpul juga. Bahkan ada siaran live gitu dari wartawan Kim. Dia menyebarkan isu bahwa Dae Han grup membangun resort itu untuk money loundring. Jiahhhh...kerjaan Politisi Seo nih. Makanya jadi isu politik gini.
Hae Young yang nonton berita itu langsung nelpon Seol. Maksudnya mau marah gitu, eh malah yang dia dengar teriakan Seol yang dikejar wartawan. Lee Seol lari di bantu profesor, mereka sembunyi di kantor.
"Apa kau benar-benar gongju?" Tanya teman Seol.
Profesor menyuruh mereka menghalangi pintu agar wartawan ga' bisa masuk. Lucu juga nih temannya Seol, tahu kalau ada kamera eh mereka malah ngerapiin make-up gitu hahahahaha.
Tak lama Hae Young datang. Dia marah ke Lee Seol. Profesor kan tahunya kalau Hae Young tunangan Lee Seol jadi lucu juga nih adegan. Lagi ribet gitu masa masih ngobrolin soal pergi ke Mesir.

Hae Young minta bantuan bodyguard-nya itu untuk bisa selamat dari kejaran wartawan.
Bodyguard : Tapi Kurator Oh juga datang kemari.
Direktur minta Yoon Joo juga datang. Hae Young pergi bareng Lee Seol dan minta profesor bertanya saja ke Yoon Joo soal semua keributan ini.


Ternyata Hae Young ga' cuma pengen kabur dari wartawan juga pengen kabur dari bodyguard kakeknya. Jiaaaaaaahhh..dia kan tetap mau ngehalangin usaha kakeknya buat ngejadiin Lee Seol jadi putri.
LS : Mau kemana kita?
HY : Larang ke luar negeri akan di cabut 2 hari lagi, jadi sambil menunggu itu kita bersembunyi. Lagian kenapa sih kau ke kampus? Aku kan sudah bilang untuk tetap di rumah.
LS : Aku ke kampus bukan soal surat, ada hal lain yang mau ku urus.

Hae Young teriak marah, Lee Seol kira dia marah padanya. Eh tahunya Hae Young marah karena bensin mereka habis. Hahahaha
HY : Mengapa semua tidak berjalan mulus.

Mereka ke pom bensin. Agar ga' ketahuan Lee Seol nutupin mukanya pake tangan. Ada adegan yang rada janggal nih. Perhatiin deh, pas petugas nanyain kan kaca mobil di buka sama Hae Young eh bagian dia ngobrol sama Lee Seol tuh kaca udah rapet aja. Hmmmm....?

Akhirnya ketahuan juga kalau gongju ada di mobil itu. Ribet deh. Tuh karyawan pake teriak lagi, mana ambil foto-foto gitu pake hape. Untung rombongan bodyguard muncul, nolongin mereka ngehindarin massa.
Karena kecapean, Lee Seol ketiduran. Hae Young juga tidur. Malah dia nyelimutin Lee Seol pake jasnya. Owwww...so sweet ^_^.


Lee Seol terbangun, dan dia ngedapatin kalu mereka berdua tertidur di mobil. Lee Seol hendak mbalikin jaket Hae Young. Dia nyelimutin Hae Young pake jasnya. Eh dia malah ngeliat amata Hae Young yang panjang. Lucu, dia malah megangin tuh bulu mata dan ngebandingin sama bulu mata dia.Asyik aja dia gitu kan dia ngira Hae Young tidur. Tahunya Hae Young ga' tidur hahahahahaha. Ketahuan deh!

Karena perut Lee Seol berisik *tadi kata Hae Young Lee Seol ngorok hehehehehe* mereka nyari makan. Tempat makannya di pinggir pantai, bisa lihat laut dari dinding kaca. Dan taraaaaaaaaaa...pelayan datang bawa makanan. Dan tahu ga' sih siapa yang jadi pelayan? Gi-Kwang personel Beast (yg ngisi ost). Karena takut ketahuan, Lee Seol nutupin muka.
GK : Ini makanan datang, dan ini hadiah untuk Noona yang cantik.
Dia memberi soju gratis sambil ngedepin mata ke arah Lee Seol. Hahaha.
Asyik makan, tuh tv breaking newsnya ga' berenti juga. Malah beritanya makin syerem aja. Reporter bilang kalau dulu Lee Seol tuh dibuang gitu sama ayahnya, ayahnya itu punya praktek ilegal. Dia punya banyak wania dan dia juga pencuri. Seisi restoran pada ribut, ikutan komen yang engga-engga gitu.
GK : Tenang, demi pekerjaanku mari kita dengarkan beritanya.

Yeah tahunya nih pelayan restran dapat kerjaan di istana. Mmmm..jadi Gi-Kwang bukan cuma cameo dunk. Wah salah komen deh aku di post soal foto SSH dan Gi-Kwang. Harus di edit nih ^_^.


Lee Seol emosi mendengar komentar yang buruk tentang ayahnya. Sambil nangis dia berdiri dan teriak,
"Tidak seperti itu kejadiannya! Kalian jangan berkomentar pada hal-hal yang kalian tidak pahami!!"

Hae Young membawa Lee Seol pergi. Untungnya tuh orang-orang di restoran ga' ngeh kalau tadi yang marah-marah tuh gongju yang lagi jadi hot-topik.
Hari telah malam, Lee Seol menangis dan mengenang saat ia dan ayahnya dulu. Mereka di pantai. Lee Seol membuat boneka salju. Lee Seol dan ayahnya kelihatn akrab banget. Uuuhhh suka deh momen keakraban keluarga kek gini. Hiks! Ingat abah deh. hiks!

HY : Disini dingin, ayo kembali ke mobil.
Lee Seol ga' mau. Dia malah mau pergi bertemu Direktur. Hae Young coba menghalangi tapi Lee Seol tetap jalan. Tiba-tiba pelayan resto tadi muncul.
GK : Oh anda kemana saja. Setengah hari ini aku sudah mencari anda.
LS : Mengapa kau mencariku?
GK : Anda tuan putri kan. Maaf tidak mengenali anda sejak awal.
HY : Dia bukan tuan putri. Ayo kita pergi.

Mereka hendak pergi, lalu muncul 2 mobil.
GK: Untuk menemukan anda, saya memanggil mereka kemari.

Itu mobil Direktur dan bodyguardnya.
Direktur : Gongju Mama, saya disini hendak menjemput anda. Mari pulang bersama saya.
LS : Atas semua kekacauan ini, masih layakkah aku menjadi putri?
Direktur : Anda memang tuan putri.

Lee Seol melihat ke arah Hae Young lalu masuk ke mobil. Setelah mereka pergi Hae Young masuk ke mobilnya dan kentar sekali kalau dia kecewa. Hufff...!


Pagi, mobil yang membawa gongjunim telah tiba di istana. Dan lihat, siapa itu yang pake topi chef? Yah pegawai resto itu. Hehehehehe. Kalau lihat di preview episode 5, dia tar bakal nyamar jadi Lee Seol gitu. Hahahaha, pake bondu dan baju tidur Lee Seol. Hahahahaha.

0 komentar:

Poskan Komentar

My Princess Episode 4

0 komentar
Di bandara.
Petugas bandara yang memeriksa passport Seol bilang kalau Lee Seol tidak boleh bepergian dari luar negeri. Dia termasuk daftar balcklist dari Kementrian Luar Negeri.




LS : Apa? Apa ini perbuatan kakekmu? Apa kaekkmu punya hubungan dekat dengan kemenlu?
HY : Iya kakekku dekat dengan kemenlu.

Lee Seol hendak pulang ke rumahnya *dia sih nyebutnya Inn*. Dia kan ninggalin surat buat ibunya. Dengan diantar Hae Young dia balik ke rumah dan mencari surat yang ia tinggalkan di injil ibunya.
Wow! Kamar ibunya Lee Seol udah kaya kantor deh. Ada komputer dan perangkat elektronik lainnya. Ibu modern ya ^_^

LS : Aku meletakkannya di bible, dan ku harap ibu menemukannya di hari Minggu.
HY : Kalau begitu ibumu sekarang pasti di gereja.
Lalu mereka ke gereja.

Aku muslim, jadi aku ga' terlalu tahu ritual di gereja. Tapi disini, ada kebiasaan untuk membacakan permintaan jemaat oleh pastur. Satu surat dibaca, berlanjut dari surat kedua. Dan,itu adalah surat Lee Seol untuk ibunya. Hahahahaha, bisa di tebak dunk seisi gereja terutama ibu Lee Seol bingung.
Sampai pada kalimat "Saat ibu membaca ini aku mungkin telah di pesawat menuju Mesir."
Mendengar itu ibunya langsung menoleh ke Lee Seol, dan yang jadi target telah ngibrit keluar. Keruan saja tuh Lee Seol jadi bulan-bulanan ibunya. Dipukulin, karena dikira dia mau kabur dari rumah.

HY : Omonim, hentikan.
Ibu LS : Minggir, kalau tidak aku juga akan memukulmu.
HY : Omonim, ini semua karena aku.
Ibu : Engkau? Apa maksudnya? Apa kalian mau kawin lari? Apa kau hamil?

Hahahahaha, langsung tu riuh para jemaat mengucapkan selamat dan Lee Seol juga Hae Young sibuk menyilangkan tangan. Mmm...agak aneh juga ya. Orang mau kawin lari kok malah di selamatin. Beda budaya emang kek kita di Indonesia.
Pastur : Sepertinya wajahmu ga' asing, kamu cucu Dae Han Grup ya?
Ibu LS dan warga disana senang setelah tahu Hae Young orang kaya. Ibu LS malah bangga keknya, iyalah Park Sobang kan tajir buuuuuuuuuuuuuuuk!
HY : Pastur, demi pekerjaan dan keluargaku bisakah ini semua dirahasiakan?
Pastur : Oh tentu saja. Semua ini adalah rahasia.....sssssssssstttttttttttt
Seluruh warga ikutan bilang, "sssssssssssssttttttttttt." Sambil ngeletakkin telunjuk di bibir.

Di rumah Lee Seol. Mereka menunjukkan video "hugged girl" yang lagi jadi topik panas di dunia maya. Mereka kira ibunya bakal marah, eh ternyata ibunya bilang

"Romantis, uuuuhhh...saat muda dulu aku ingin sekali seperti ini."
Hahahahaha, ternyata ibunya Lee Seol dulu juga kawin lari dengan ayahnya.


Hae Young berlutut pada ibu Seol, layaknya mennatu yang minta restu. Hahahahaha. Lee Seol cuma bisa benging liat aksi impresip Hae Young. Dia mau protes tapi Hae Young malah bilang,
"Apa Oppa bilang. Harusnya kita minta restu ibu dari awal."
LS : Oppa?!
Ibu LS : Kemudian, apakah kalian akan menikah di catatan sipil sebelum ke Mesir?
HY & LS : Catatan sipil?
Ibu LS : Iya, catatan sipil.

Sebelum Hae Young menjawab ada bodyguard suruhan kakeknya yang datang. Dia menjemput Hae Young.




LS :Kau akan pergi, setelah menimbulkan kekacauan ini?
Mendengar itu ibunya malah salah paham. Dikira LS ga' betah di tinggal lama-lama. Hae Young juga lucu, dia malah nanggapin kesalah pahaman itu.
HY : Oppa akan segera pulang. Kenapa kau khawatir?
Sambil nyubit pipi Lee Seol. Hahahahahahaha. Seol makin frustasi aja. Dan yang lucu lagi tuh pengawal kaget gitu dengar Hae Young bilang "Oppa" ke Seol. Juga pas ibunya Seol bilang "Park Sobang." menantu Park. Hahahahaha. Lucu pisan deh nih drama. Aktingnya SSH keren! Hahahahaha.

Di tempat perencanaan pembangunan Resort Royal Family. Direktur dan sekretaris Oh sedang meunggu kedatangan Presiden. Park Dong JAe sedang membangun kediaman tuan putri. Yang kelak akan di buka untuk umjum. Disana juga ia membangun memoriam hall untuk mengenang presiden.

Di tempat lain, politikus Seo sedang protes di hadapan wartawan. Masih saja ia menolak rencana pemerintah yang akan mengatur ulang soal kerajaan itu. Tapi setelah di telpon sama Kurator Oh dia malah pura-pura pingsan agar bisa bebas dari aksi protesnya. Dasar politikus!

Di rumah kakek Hae Young. Dia marak kepada Hae Young yang 'menculik' gongju. Disini raut muka Hae Young beda deh sama di Inn tadi. Kalau tadi kocak, disini serius emosian lagi. Yah dia kan marah, kok bisa kakeknya pengen kasih semua harta kekayaannya buat membangun kembali keluarga kerajaan. Siapa sih yang ga' bakal marah.

Park Dong Jae :Kau tidak bisa marah, semua harta Dae Han berawal dari harta kerajaan.
HY : Tapi kakek tidak bisa begini. Kalau begitu aku akan melakukan segala cara agar gadis itu tidak pernah menjadi putri.

Mendengar itu kakeknya marah.
PDJ : Kau ini, mengapa melakukan hal yang sama dengan ayahmu dulu.
Hae Young baru menyadari kalau dulu ayahnya diusir oleh kakeknya juga karena hal yang sama. Tambah marahd eh dia setelah tahu bahwa kakeknya rela membuang anak kandungnya sendiri hanya demi menyelamatkan kerajaan.
PDJ : Pergi!
HY : Baik, aku akan pergi. Tapi begitu aku pergi maka kakek tidak dapat melihat gongju lagi.

Wah mulai serius nih, udah berenti kali adegan ngocok perutnya.
Hae Young menemui politisi Seo. Dia meminta larangan bepergian ke luar negeri Lee Seol dicabut.

Di Inn. Lee Seol nampaknya baru bngun tidur. Dia cuma pake oblong gitu dan rambutnya berantakan. Nah, begini baru kek orang bangun tidur. Bukan kek scene saat Oh Yoon Joo bangun tidur itu. Masa bangun tidur rambut rapi dan make-up udah nemplok gitu.

Ibu LS : Pergilah temui profesor, jangan cuma pamit lewat surat.
LS : Surat?
Dia baru sadar kalau selain ninggalin surat buat ibunya dia juga ninggalin surat buat profesor. Pake aksen hati di sampul dan full parfum. Hahahahaha. Dia langsung nelpon profesor dan meminta profesor untuk tidak membaca surat yang ada di tangannya.

Di kampus, Lee Seol kan mau ketemu profesor eh dia malah diajak wawancara gitu. Yah karena kasus "hugged girl" banyak wartawan yang nyariin dia. Untung profesor nyelamatin Lee Seol dari wawancara itu. Mereka pergi ke kafe. Lee Seol meminta suratnya tapi malah profesor bilang kalau dia sudah membacanya. Hahahaa.
Profesor : Mengap kau tidak mau menjadi putri.
LS : Itu karena aku suka keadaanku sekarang. Juga ada rahasia yang tidak ingin ku ungkapkan.

Pembicaraan mereka disela oleh bunyi hp, telpon dari Sul-ah teman Seol. Ternyata saat mereka asyik ngobrol soal pergi ke Mesir di kantor profesor keadaan crowdid! Telpon berderang sana sini, nanyain soal Princess Lee Seol. Juga wartawan telah berkumpul juga. Bahkan ada siaran live gitu dari wartawan Kim. Dia menyebarkan isu bahwa Dae Han grup membangun resort itu untuk money loundring. Jiahhhh...kerjaan Politisi Seo nih. Makanya jadi isu politik gini.
Hae Young yang nonton berita itu langsung nelpon Seol. Maksudnya mau marah gitu, eh malah yang dia dengar teriakan Seol yang dikejar wartawan. Lee Seol lari di bantu profesor, mereka sembunyi di kantor.
"Apa kau benar-benar gongju?" Tanya teman Seol.
Profesor menyuruh mereka menghalangi pintu agar wartawan ga' bisa masuk. Lucu juga nih temannya Seol, tahu kalau ada kamera eh mereka malah ngerapiin make-up gitu hahahahaha.
Tak lama Hae Young datang. Dia marah ke Lee Seol. Profesor kan tahunya kalau Hae Young tunangan Lee Seol jadi lucu juga nih adegan. Lagi ribet gitu masa masih ngobrolin soal pergi ke Mesir.

Hae Young minta bantuan bodyguard-nya itu untuk bisa selamat dari kejaran wartawan.
Bodyguard : Tapi Kurator Oh juga datang kemari.
Direktur minta Yoon Joo juga datang. Hae Young pergi bareng Lee Seol dan minta profesor bertanya saja ke Yoon Joo soal semua keributan ini.


Ternyata Hae Young ga' cuma pengen kabur dari wartawan juga pengen kabur dari bodyguard kakeknya. Jiaaaaaaahhh..dia kan tetap mau ngehalangin usaha kakeknya buat ngejadiin Lee Seol jadi putri.
LS : Mau kemana kita?
HY : Larang ke luar negeri akan di cabut 2 hari lagi, jadi sambil menunggu itu kita bersembunyi. Lagian kenapa sih kau ke kampus? Aku kan sudah bilang untuk tetap di rumah.
LS : Aku ke kampus bukan soal surat, ada hal lain yang mau ku urus.

Hae Young teriak marah, Lee Seol kira dia marah padanya. Eh tahunya Hae Young marah karena bensin mereka habis. Hahahaha
HY : Mengapa semua tidak berjalan mulus.

Mereka ke pom bensin. Agar ga' ketahuan Lee Seol nutupin mukanya pake tangan. Ada adegan yang rada janggal nih. Perhatiin deh, pas petugas nanyain kan kaca mobil di buka sama Hae Young eh bagian dia ngobrol sama Lee Seol tuh kaca udah rapet aja. Hmmmm....?

Akhirnya ketahuan juga kalau gongju ada di mobil itu. Ribet deh. Tuh karyawan pake teriak lagi, mana ambil foto-foto gitu pake hape. Untung rombongan bodyguard muncul, nolongin mereka ngehindarin massa.
Karena kecapean, Lee Seol ketiduran. Hae Young juga tidur. Malah dia nyelimutin Lee Seol pake jasnya. Owwww...so sweet ^_^.


Lee Seol terbangun, dan dia ngedapatin kalu mereka berdua tertidur di mobil. Lee Seol hendak mbalikin jaket Hae Young. Dia nyelimutin Hae Young pake jasnya. Eh dia malah ngeliat amata Hae Young yang panjang. Lucu, dia malah megangin tuh bulu mata dan ngebandingin sama bulu mata dia.Asyik aja dia gitu kan dia ngira Hae Young tidur. Tahunya Hae Young ga' tidur hahahahahaha. Ketahuan deh!

Karena perut Lee Seol berisik *tadi kata Hae Young Lee Seol ngorok hehehehehe* mereka nyari makan. Tempat makannya di pinggir pantai, bisa lihat laut dari dinding kaca. Dan taraaaaaaaaaa...pelayan datang bawa makanan. Dan tahu ga' sih siapa yang jadi pelayan? Gi-Kwang personel Beast (yg ngisi ost). Karena takut ketahuan, Lee Seol nutupin muka.
GK : Ini makanan datang, dan ini hadiah untuk Noona yang cantik.
Dia memberi soju gratis sambil ngedepin mata ke arah Lee Seol. Hahaha.
Asyik makan, tuh tv breaking newsnya ga' berenti juga. Malah beritanya makin syerem aja. Reporter bilang kalau dulu Lee Seol tuh dibuang gitu sama ayahnya, ayahnya itu punya praktek ilegal. Dia punya banyak wania dan dia juga pencuri. Seisi restoran pada ribut, ikutan komen yang engga-engga gitu.
GK : Tenang, demi pekerjaanku mari kita dengarkan beritanya.

Yeah tahunya nih pelayan restran dapat kerjaan di istana. Mmmm..jadi Gi-Kwang bukan cuma cameo dunk. Wah salah komen deh aku di post soal foto SSH dan Gi-Kwang. Harus di edit nih ^_^.


Lee Seol emosi mendengar komentar yang buruk tentang ayahnya. Sambil nangis dia berdiri dan teriak,
"Tidak seperti itu kejadiannya! Kalian jangan berkomentar pada hal-hal yang kalian tidak pahami!!"

Hae Young membawa Lee Seol pergi. Untungnya tuh orang-orang di restoran ga' ngeh kalau tadi yang marah-marah tuh gongju yang lagi jadi hot-topik.
Hari telah malam, Lee Seol menangis dan mengenang saat ia dan ayahnya dulu. Mereka di pantai. Lee Seol membuat boneka salju. Lee Seol dan ayahnya kelihatn akrab banget. Uuuhhh suka deh momen keakraban keluarga kek gini. Hiks! Ingat abah deh. hiks!

HY : Disini dingin, ayo kembali ke mobil.
Lee Seol ga' mau. Dia malah mau pergi bertemu Direktur. Hae Young coba menghalangi tapi Lee Seol tetap jalan. Tiba-tiba pelayan resto tadi muncul.
GK : Oh anda kemana saja. Setengah hari ini aku sudah mencari anda.
LS : Mengapa kau mencariku?
GK : Anda tuan putri kan. Maaf tidak mengenali anda sejak awal.
HY : Dia bukan tuan putri. Ayo kita pergi.

Mereka hendak pergi, lalu muncul 2 mobil.
GK: Untuk menemukan anda, saya memanggil mereka kemari.

Itu mobil Direktur dan bodyguardnya.
Direktur : Gongju Mama, saya disini hendak menjemput anda. Mari pulang bersama saya.
LS : Atas semua kekacauan ini, masih layakkah aku menjadi putri?
Direktur : Anda memang tuan putri.

Lee Seol melihat ke arah Hae Young lalu masuk ke mobil. Setelah mereka pergi Hae Young masuk ke mobilnya dan kentar sekali kalau dia kecewa. Hufff...!


Pagi, mobil yang membawa gongjunim telah tiba di istana. Dan lihat, siapa itu yang pake topi chef? Yah pegawai resto itu. Hehehehehe. Kalau lihat di preview episode 5, dia tar bakal nyamar jadi Lee Seol gitu. Hahahaha, pake bondu dan baju tidur Lee Seol. Hahahahaha.

0 komentar:

Poskan Komentar

visitor

 

KoReAn FaNz CoMmuNiTy | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates