Sabtu, 12 Februari 2011

My Princess Episode 9

Annyeong haseo Princesses dan princes (kalu ada ^^). Yuk ah kita kemon ke episode 9.
Lee Seol cegukan karena kaget mendengar rencana pernikahan Hae Young dan Yoon Joo. Profesor Nam membawakannya miniman.


Prof : Apa kau begitu kaget?
LS : Tidak, aku ga' tahu kenapatiba-tiba cegukan.
Prof : Aku sangat kaget mendengar itu.


Di ruangan duduk, Park Dong Jae menanyakan alasan Yoon Joo tidak mau menikah.
YJ : Sajangnim, selama ini ayah dan aku selalu mengitu perintah anda. Dan aku ingin seperti wanita lain yang menikah melalui proses lamaran yang indah bukan karena perintah.
PDJ : Maafkan aku Yoon Joo hanya memikirkan kepentinganku.
HY : Kami pergi, ayo.


Saat hanya berdua dengan Hae Young Yoon Joo menanyakan apa alasan Hae Young yang tiba-tiba ingin menikah dengannya. Padahal sebelumnya dia bilang tidak mau.
HY : Karena disana ada pacarmu.
Yoon Joo kaget mendengar pengakuan Hae Young. Karena ia kira hubungannya dengan Profesor tidak diketahui oleh Hae Young.
YJ : Apa Oppa tahu sejak lama? Kenapa tidak mengatakan apapun sampai sekarang?
HY : Karena aku mengerti dirimu. Kau tidak bisa menyerah untukku, dan kau selalu sendirian untuk itu. Kini setelah aku mulai menyukai dia (Lee Seol) aku merasa telah mencurangimu. Maafkan aku Yoon Joo. 
HY : Kini setelah ini semua, kau tidak bisa lagi kembali padaku. Bukan karena ada pria yang kau cintai, juga bukan karena Dae Han, itu semua tidak lagi penting. Karena mulai sekarang aku akan berada disisinya (Lee Seol) dan menjaganya.


Uuhh.....



Di dapur Lee Seol menghias susunya dengan saus coklat. Tapi karena pengaruh perasaannya dia malah menuagkan sausnya dengan sporadis. Bulepotan deh  Lee Seol mengingat bayangan saat dia memberikan susu untuk Hae Young juga saat mereka adegan kisu itu. *Owhhh ternyata LS inget 
Dia malah memaki Hae Young karena disangkanya Hae Young 'menolaknya'.


Saat dia memaki tiba-tiba Hae Young masuk mengambil minuman beralkohol *apa ya namanya?
LS : Omo! Mengapa kau tiba-tiba ada disini? Apa kau mendengar apa yang barusan ku katakan?
Hae Young cuek aja, dia meminum minumannya. Melihat itu Lee Seol malah yakin kalau Hae Young mendengar.
Hae Young hendak pergi, tapi malah Lee Seol memaki lagi 
LS : Kedenagran lagi? Baiklah mulai sekarang aku akan berbicara lebih pelan.


LS : Itu wajar ketika di tolak maka akan meras malu dan mabuk.
Hae Young yang belum pergi berbalik mendekat.
LS : Kau mendengar juga? Ini aku katakan untukku sendiri. Wajarkan kalau kita kadang diterima dan ditolak.



Lee Seol yang polos mengira Hae Young minum karena penolakan Yoon Joo yang tadi tidak mau menikah . Duh gongjunim kau tidak menyadari apa yang sebenarnya sedang terjadi.
LS : Apa itu enak? (melirik minuman HY) mau tukaran dengan susu? Karena aku juga ditolak.

HY : Apa kau ingin semalam disini? Kau tidak ditolak. JAdi jauhkan pikiranmu yang tidak-tidak itu dan segeralah tidur. Besok pagi temui aku di perpustakaan, kita akan membahas soal finansialmu.


Pagi, Lee Seol tidak mengerti mengapa persoalan finansialnya harus diatur ulang.
"Aku kan bukan politisi," katanya. Biasalah kalau pejabat mau menduduki satu jabatan tertentu pasti finansialnya diselidiki. Kekayaannya berapa, hutang berapa, sumber uang dari mana.


LS : Biarkan aku berbicara dengan konsultan keuanganku.


Hem! Aku kaget juga Lee Seol punya konsultan. Eh tahunya yang dia maksud konsultan tuh ya teller bank 
Dia mengurusi tabungan dan beberapa pinjamannya.
Lee Seol menghitung uangnya. Hae Young mendekat.
HY : Ini seluruh kekayaanmu?
Jumlah uang Lee Seol hanya 157.000 Won. Dan dia berbicara bak tuan putri yang akan menyumbangkan uangnya untuk yayasan sosial.
HY : Aku akan mengurus soal sumbangan ini, ayo pergi.


Di luar bank, mobil mewah datang. Pria good-looking keluar. Saat itu Lee Seol dan Hae Young melintas. 
Hyun Woo : Seol!
LS : Hyun Woo Oppa! Kapan datang ke Korea? Sudah lama ga ketemu.
HW : Aku dengar berita, emang benar kau putri?
Lee Seol hepi ketemu temen lamanya. Dia langsung mo meluk Hyun Woo gitu, eh ditarik ama Hae Young  
 Cie..cie ada yang cemburu nih
HY : Gongjunim, anda dilarang mendekati pria asing yang tidak jelas.
HW : Siapa dia?
LS : Yah semacam bodyguard.
Hahahahaa...Hae Young dah siap-siap ngebenerin krah bajunya gitu *kek dulu pas di penginapan punya ibu LS pas di kenalin di depan Profesor Nam*
HY : Aku diplomat Park Hae Young yang mengatur semua hal tentang tuan putri.
LS : Hei kenapa kau bilang semua  hal, jangan biarkan ada yang slaah paham.
Lee Seol masih ingin ngobrol lama dengan Hyun Woo tapi Hae Young buru-buru mengajaknya pulang.


Ehem! Beneran jeles nih.
Dan benar, Hae Young memberi kertas ke Lee Seol. Dia menyuruh Lee Seol menulis tentang masa lalunya.
HY : Bukan hanya masa depan yang harus diatur tapi juga masa lalu.
HY : Siapa cinta pertamamu?
LS : ...?
HY : Apa ada begitu banyak nama makanya kau lupa?
LS : Aiii...kau ini benaran. Aku hanya menyukai Mr.N
HY : Lalu siapa Mr.N ini? Nam Jung Woo? Kau benaran tidak bisa memilih laki-laki.


HY : Kapan ciuman terakhirmu?
LS : Memangnya hal ini juga.? Mmm...sekitar 3 tahun yang lalu.


 lho kan sekitar 2 hari yang lalu hhahhaha


LS :
HY : Mengapa kau ingin bertanya padaku juga? Aku ini hidup selama 31 tahun penuh dengan kejujuran.
LS : Bagaimana kau bisa begitu percaya diri.
HY : Aku memang selalu percaya diri, kecuali malam itu.
LS : Dan kapan malam itu?


Tiba-tiba ny.Shin datang menyuruh Lee Seol ke ruang pertemuan. Sudah ada Yoon Joo dan Profesor disana. Mereka membicarakan tentang pres konferens yang akan datang. Juga soal pidato yang telah di tulis Lee Seol. Yoon Joo mentertawakannya, karena Lee Seol menulis tentang sendok. Bahkan pelayanpun tertawa mendengarnya. Profesor juga. Hae Young melihat pidato itu. Dia bilang kalau itu tidak jelek dan dia akan erevisinya.
Uuhh dibelain nih ma HY.


Ny.Shin datang kalau Lee Dan datang. Lee Seol hepi mendengar itu. Dia buru-buru pergi. Hae Young terlihat khawatir. Lee Seol memeluk Lee Dan. Tapi Lee Dan malah marah. Dan melempar barang-barang.
LD : Kau menjadi putri dan menjual keluargamu!!
Saat Lee Dan mau melempar barang kearah Lee Seol Hae Young datang dan menangkap tangan Lee Dan.
HY : Apa sesama saudara bisa seperti ini? Uri Gongjunim kesepian karena semua ini maka seringlah datang berkunjung.
Lee Dan melihat ke arah Hae Young dengan marah, lalu ia pergi. Lee Seol hendak mengejar kakaknya tapi dilarang oleh Hae Young.


Hae Young mengejar Lee Dan.
HY : Apa maksudmu datang kesini?
LD : Aku datang mengunjungi adikku. Apa kakak yang mengunjungi adiknya butuh alasan?
HY : Kalau itu alasanmu, maka jangan berkunjung lagi. Tidakkah kau mau pulang ke pension? Aku ada urusan disana.
LD : Urusan apa?
HY :Kau tidak perlu tahu.


Di Full of Shinesine Pension Hae Young menjelaskan kalau dia yang melakukan semua saat pres konferens.
HY : Aku melarang dia datang ke konferens,Gongju tidak punya pilihan lain.
KDB : Hah! Kini aku menjadi ibu yangjahat karena tidak mempercayai putrinya sendiri.
HY : Maaf untuk semua yang terjadi di konferens. Tapi mulai sekarang tolong jangan mengunjungi gonju lagi. Dia akan lemah kalau ada yang ditanggungnya.


Dok..dok! Bunyi pintu di ketuk. Tebak siapa yang datang? Lee Seol. Dia datang dan malah curhat lagi hahahahaha.
Di depan pintu ia curhat tentang perasaannya.


LS : Umma aku tidak akan menangis. Aku telah berjanji tidak akan menangis karena ada banyak yag senang ketika aku menangis. Umma kau tahu apa yang lucu atas ini semua? Diantara semua yang membenciku ada yang aku suka. Tapi dia benar-benar membingungkan. Kadang jahat tetapi kadang baik bahkan seperti ayah memperlakukanku. Di depan orang ini jantungku berdetak kencang. Aku tidak bisa lari walau nafasku sesak. Tapi dia bilang akan menikahi orang lain. Walau aku membencinya, aku tidak benar-benar membencinya. Karena aku tidak bisa membencinya.


Wow! 
Di dalam Hae Young dan Kim Da Bok pasang muka speechless gitu. 


LS : Umma kau masih marah? Aku akan pergi sekarang. Kalau istana tahu aku keluar mereka akn panik.
Kim Da bok hendak keluar tapi di larang oleh Hae Young.
KDB : Apa kau orang yang membuat anakku menangis dan tertawa?


Di mobil anak buah Mong Jae merasa mobil di belakang mereka adalah mobil Hae Young. Bahkan dia merasa kalau mobilitu parkir di dekat pension tadi. Lee Seol panik. 
"Apa dia mendengarnya?" Lee Seol sibuk bertanya-tanya. Jadi dia mau menjelaskan semuanya pada Hae Young. Dia minta di turunkan dan mengusir bodyguardnya. *aku suka lihat gaya LS ngusir pengawal*
Dia berjalan sok anggun tapi....
wusssssss.......!!!
Hae Young melaju kencang. 
Hahahahahahahaha.


Lee Seol kaget, kok bisa dia ga dipedulikan. Ada mobil *kek mobil barang* yang melintas. Lee Seol berlari ketengah jalan dan bilang "STOPPPPPPPPPP!!!"
Dia menyuruh ahjushi mengejar mobil Hae Young. Ahjushi malah bingung. Walau Lee Seol ngaku dia putri ahjushi malah ngira ia 'agak terganggu otak'.
Ahjushi ngejar mobil Hae Young juga. Dengan Lee Seol yang sibuk berkata "Palli...cepat..cepat..!" Sambil nodongin tangan kek pistol gitu ke ahjusgi. Duh lucu deh!


Lee Seol ngamil toa tapi alat itu ga nyala.
LS : Ahjushi nyalakan ini, kalau tidak aku akan menembakmu.
Dan mulai dia berkata ala polisi.
LS : 5047 hentikan mobilmu. Apapun yang kau dengar di pension itu salah.
Hae Young mendengar dan geleng-geleng. Dia menghentikan mobilnya. Lee Seol menyuruh ahjushi menepi.
HY : Apa yang kau lakukan, karenamu aku jadi malu.
LS : aku harus meng-clearkan semuanya. Ini tidak seperti yang kau dengar. Pria yang kumaksud bukan dirimu tapi pria berinisial "P".


Hahahahahha, duh lucunya drama ini. Sukaaaaaaaa banget!


Hari inagurasi tiba. Sambil di dandani Lee Seol melatih suaranya. Ny.Shin datang membawa kiriman dari ibu Lee Seol.
Kotak yang isinya bunga mawar ping dan kunging di tengah. Di 3 kelopak buang kuning ada tulisan


Lebih baik dari bunga, Gongjunim
Lebih baik dari bunga, Lee Seol
Lebih baik dari bunga, Putriku


Lee Seol berkaca-kaca membaca tulisan itu. Itu berarti ibunya sudah memaafkanya.


Dengan diiringi pengawal gongjunim berjalan anggun ke arah ruang konferensi. Tapi ternyata hanya ada 3 wartawan yang datang. Itu ulah Yoon Joo. Dia sengaja tidak memberikan surat ijin meliput pada wartawan. Park Dong Jae kaget melihat hanya ada sedikit yang datang. Hae Young juga. 


Saat Lee Seol mulai berpidato Hae Young leluar ruangan. Dari Mong Jae dia tahu kalau ada banyak orang yang tidak punya surat ijin meliput menunggu di parkiran.
Hae Young menulis sesuatu dan menyuruh Mong Jae mengantarkan memo itu pada Lee Seol.


"Bagaimana dengan pres konferens di luar, Gongjunim?"


LS: Sebaiknya kita konferens diluar saja.
Lee Seol berlari keluar. Semua orang kaget dan mengejarnya. Lee Seol tidak mempedulikan staf istana yang mengejarnya. Dia melepas high heels dan mulai berlari kencang ke arah parkiran. Ternyata disana sudah banyak wartawan yang berkumpul. Lee Seol melihat-lihat seperti mencari sesuatu. Dan ia menemukan kursi untuk berdiri 
Sambil berdiri dia menghadapi semua orang. Tapi karena suaranya tidak terdengar dia ngambil ToA warna merah dan mulai berbicara 


Tentu saja pidato khas Lee Seol bukan pidato yang tersusun. Dia bahkan meminta semua orang membantunya. Wartawan bertanya caranya. Dan Lee Seol mengumumkan akun email *eh email bukan ya* 
Semua wartawan puas dengan hasil konferens. Meraka semua bertepuk tangan.  Ny.Shin juga memuji kalau tadi itu sangat keren.


Lee Seol bertanya pada Mong Jae dari siapa memo itu.
LS : Apa dari Park Hae Young?
MJ : Bukan.
LS : Apa kau tidak mau memberitahuku?
MJ : Dia bilang kau tidak boleh tahu kalau itu darinya.


Mong Jae...Mong Jae kau malah ngasih tahu Lee Seol 


Lee Seol melihat kakinya yang sakit. Ia duduk di dekat air mancur. Stockingnya kotor jadi dia lepas. Eh tiba-tiba Hae Young datang. Lee Seol bersikap seolah biasa.
HY : Kenapa dengan kakimu?
LS : Kakiku? Agak sakit.
HY : Sakit?


Dan dia langsung meraih kaki Lee Seol. Kan kakinya kotor jadi Lee Seol ag' mau Hae Young melihat. Jadi dia masuk deh ke kolam.
HY : Karena tadi itu sukses, ini hadiah dari gurumu.
Dan Hae Young menggendong Lee Seol masuk. Uuuhhhhhhhhh....




Hae Young mengeluh soal Lee Seol yang berat dan Lee Seol bilang ia tidak berat. Mereka mesra ya, dan ga' sadar ada mata yang memandang mereka penuh arti. Mata seorang musuh ini mah. Matanya Yoon Joo, yah siapa lagi coba?


Paginya Ny.Shin bilang kalau pidati Lee Seol pakai toa merah telah menjadi topik yang paling banyak dicari. Bahkan sudah ada grup fan, juga anti-fan. Ny.Shin bilang kalau dia sudah mencatat id anti fan dan akan menghubungi mereka.
Semua senang Lee Seol jadi star. Tapi ada juga yang ga senang. Kwon salah satunya. Dia jadi patah hati..hahhaahaha.



Politisi itu juga ga senang. Yah bisa di tebak yang ini mah.


Presiden meminta Hae Young mengajari Lee Seol menajdi public speaker. Karena menurut presiden nantinya omongan putri bakal lebih di dengar timbnag ucapan presiden kayak dia.


Lagi-lagi Lee Seol praktekin gaya Mishil. Di dalam mobil antik dia berbicara pake gaya Mishil karena member fansnya sudah 12.988 
Dia ga' sadar ada Hae Young di samping mobil. Mmm...sering ya mereka ketemu disini?
Mereka juga ngerasa jadinya Lee Seol nentuin jam 9-10 dia bakal ada disana. 


Hae Young pergi ke makam ayah Lee Seol dan meminta maaf. Meminta maaf untuk apa ya?


Yoon joo datang ke rumah yatim tempat Lee Seol dulu. Dia mencri tahu soal sachet milik permaisuri. Lee Seol dan Profesor juga datang. Mereka menanyakan hal yang sama. Dan kata suster sachet itu bukan milik Lee Seol melainkan milik Go Eun Byo yang sekarang berganti nama menjadi Lee Dan.


Wah gimana nih? Lee Seol jadi bingung kok bisa itu milik kakaknya? Kata profesor ada kemungkinan kalau Lee Dan berbohong.


Yoon Joo bilang akan mengantar Lee Seol pulang. Jadi profesor pulang duluan. Bukannya ikut pulang Lee Seol ngajakin Yoon Joo minum. Di kedai minum Lee Seol bertanya siapa yang lebih Yoon Joo sukai, Park Hae Young atau Profesor.
LS : Aku tahu kalau profesor adalah cinta pertamamu.
YJ : Cinta pertamaku adalah Hae Young Oppa. Saat ini aku lebih menyukai Jung Woo-shi karena dia lebih mencintaiku.
Yoon Joo memberitahu kalau dia tidak akan membiarkan mereka berdua pergi. Dia menantang Lee Seol kalau kedua orang itu akan datang padanya. Dia mengirim sms minta jemput pada Hae Young dan profesor. Benar saja keduanya datang dan,
bikin sebel nih
pas datang eh langsung tuh Yoon Joo meluk Hae Young.



0 komentar:

Posting Komentar

My Princess Episode 9

0 komentar
Annyeong haseo Princesses dan princes (kalu ada ^^). Yuk ah kita kemon ke episode 9.
Lee Seol cegukan karena kaget mendengar rencana pernikahan Hae Young dan Yoon Joo. Profesor Nam membawakannya miniman.


Prof : Apa kau begitu kaget?
LS : Tidak, aku ga' tahu kenapatiba-tiba cegukan.
Prof : Aku sangat kaget mendengar itu.


Di ruangan duduk, Park Dong Jae menanyakan alasan Yoon Joo tidak mau menikah.
YJ : Sajangnim, selama ini ayah dan aku selalu mengitu perintah anda. Dan aku ingin seperti wanita lain yang menikah melalui proses lamaran yang indah bukan karena perintah.
PDJ : Maafkan aku Yoon Joo hanya memikirkan kepentinganku.
HY : Kami pergi, ayo.


Saat hanya berdua dengan Hae Young Yoon Joo menanyakan apa alasan Hae Young yang tiba-tiba ingin menikah dengannya. Padahal sebelumnya dia bilang tidak mau.
HY : Karena disana ada pacarmu.
Yoon Joo kaget mendengar pengakuan Hae Young. Karena ia kira hubungannya dengan Profesor tidak diketahui oleh Hae Young.
YJ : Apa Oppa tahu sejak lama? Kenapa tidak mengatakan apapun sampai sekarang?
HY : Karena aku mengerti dirimu. Kau tidak bisa menyerah untukku, dan kau selalu sendirian untuk itu. Kini setelah aku mulai menyukai dia (Lee Seol) aku merasa telah mencurangimu. Maafkan aku Yoon Joo. 
HY : Kini setelah ini semua, kau tidak bisa lagi kembali padaku. Bukan karena ada pria yang kau cintai, juga bukan karena Dae Han, itu semua tidak lagi penting. Karena mulai sekarang aku akan berada disisinya (Lee Seol) dan menjaganya.


Uuhh.....



Di dapur Lee Seol menghias susunya dengan saus coklat. Tapi karena pengaruh perasaannya dia malah menuagkan sausnya dengan sporadis. Bulepotan deh  Lee Seol mengingat bayangan saat dia memberikan susu untuk Hae Young juga saat mereka adegan kisu itu. *Owhhh ternyata LS inget 
Dia malah memaki Hae Young karena disangkanya Hae Young 'menolaknya'.


Saat dia memaki tiba-tiba Hae Young masuk mengambil minuman beralkohol *apa ya namanya?
LS : Omo! Mengapa kau tiba-tiba ada disini? Apa kau mendengar apa yang barusan ku katakan?
Hae Young cuek aja, dia meminum minumannya. Melihat itu Lee Seol malah yakin kalau Hae Young mendengar.
Hae Young hendak pergi, tapi malah Lee Seol memaki lagi 
LS : Kedenagran lagi? Baiklah mulai sekarang aku akan berbicara lebih pelan.


LS : Itu wajar ketika di tolak maka akan meras malu dan mabuk.
Hae Young yang belum pergi berbalik mendekat.
LS : Kau mendengar juga? Ini aku katakan untukku sendiri. Wajarkan kalau kita kadang diterima dan ditolak.



Lee Seol yang polos mengira Hae Young minum karena penolakan Yoon Joo yang tadi tidak mau menikah . Duh gongjunim kau tidak menyadari apa yang sebenarnya sedang terjadi.
LS : Apa itu enak? (melirik minuman HY) mau tukaran dengan susu? Karena aku juga ditolak.

HY : Apa kau ingin semalam disini? Kau tidak ditolak. JAdi jauhkan pikiranmu yang tidak-tidak itu dan segeralah tidur. Besok pagi temui aku di perpustakaan, kita akan membahas soal finansialmu.


Pagi, Lee Seol tidak mengerti mengapa persoalan finansialnya harus diatur ulang.
"Aku kan bukan politisi," katanya. Biasalah kalau pejabat mau menduduki satu jabatan tertentu pasti finansialnya diselidiki. Kekayaannya berapa, hutang berapa, sumber uang dari mana.


LS : Biarkan aku berbicara dengan konsultan keuanganku.


Hem! Aku kaget juga Lee Seol punya konsultan. Eh tahunya yang dia maksud konsultan tuh ya teller bank 
Dia mengurusi tabungan dan beberapa pinjamannya.
Lee Seol menghitung uangnya. Hae Young mendekat.
HY : Ini seluruh kekayaanmu?
Jumlah uang Lee Seol hanya 157.000 Won. Dan dia berbicara bak tuan putri yang akan menyumbangkan uangnya untuk yayasan sosial.
HY : Aku akan mengurus soal sumbangan ini, ayo pergi.


Di luar bank, mobil mewah datang. Pria good-looking keluar. Saat itu Lee Seol dan Hae Young melintas. 
Hyun Woo : Seol!
LS : Hyun Woo Oppa! Kapan datang ke Korea? Sudah lama ga ketemu.
HW : Aku dengar berita, emang benar kau putri?
Lee Seol hepi ketemu temen lamanya. Dia langsung mo meluk Hyun Woo gitu, eh ditarik ama Hae Young  
 Cie..cie ada yang cemburu nih
HY : Gongjunim, anda dilarang mendekati pria asing yang tidak jelas.
HW : Siapa dia?
LS : Yah semacam bodyguard.
Hahahahaa...Hae Young dah siap-siap ngebenerin krah bajunya gitu *kek dulu pas di penginapan punya ibu LS pas di kenalin di depan Profesor Nam*
HY : Aku diplomat Park Hae Young yang mengatur semua hal tentang tuan putri.
LS : Hei kenapa kau bilang semua  hal, jangan biarkan ada yang slaah paham.
Lee Seol masih ingin ngobrol lama dengan Hyun Woo tapi Hae Young buru-buru mengajaknya pulang.


Ehem! Beneran jeles nih.
Dan benar, Hae Young memberi kertas ke Lee Seol. Dia menyuruh Lee Seol menulis tentang masa lalunya.
HY : Bukan hanya masa depan yang harus diatur tapi juga masa lalu.
HY : Siapa cinta pertamamu?
LS : ...?
HY : Apa ada begitu banyak nama makanya kau lupa?
LS : Aiii...kau ini benaran. Aku hanya menyukai Mr.N
HY : Lalu siapa Mr.N ini? Nam Jung Woo? Kau benaran tidak bisa memilih laki-laki.


HY : Kapan ciuman terakhirmu?
LS : Memangnya hal ini juga.? Mmm...sekitar 3 tahun yang lalu.


 lho kan sekitar 2 hari yang lalu hhahhaha


LS :
HY : Mengapa kau ingin bertanya padaku juga? Aku ini hidup selama 31 tahun penuh dengan kejujuran.
LS : Bagaimana kau bisa begitu percaya diri.
HY : Aku memang selalu percaya diri, kecuali malam itu.
LS : Dan kapan malam itu?


Tiba-tiba ny.Shin datang menyuruh Lee Seol ke ruang pertemuan. Sudah ada Yoon Joo dan Profesor disana. Mereka membicarakan tentang pres konferens yang akan datang. Juga soal pidato yang telah di tulis Lee Seol. Yoon Joo mentertawakannya, karena Lee Seol menulis tentang sendok. Bahkan pelayanpun tertawa mendengarnya. Profesor juga. Hae Young melihat pidato itu. Dia bilang kalau itu tidak jelek dan dia akan erevisinya.
Uuhh dibelain nih ma HY.


Ny.Shin datang kalau Lee Dan datang. Lee Seol hepi mendengar itu. Dia buru-buru pergi. Hae Young terlihat khawatir. Lee Seol memeluk Lee Dan. Tapi Lee Dan malah marah. Dan melempar barang-barang.
LD : Kau menjadi putri dan menjual keluargamu!!
Saat Lee Dan mau melempar barang kearah Lee Seol Hae Young datang dan menangkap tangan Lee Dan.
HY : Apa sesama saudara bisa seperti ini? Uri Gongjunim kesepian karena semua ini maka seringlah datang berkunjung.
Lee Dan melihat ke arah Hae Young dengan marah, lalu ia pergi. Lee Seol hendak mengejar kakaknya tapi dilarang oleh Hae Young.


Hae Young mengejar Lee Dan.
HY : Apa maksudmu datang kesini?
LD : Aku datang mengunjungi adikku. Apa kakak yang mengunjungi adiknya butuh alasan?
HY : Kalau itu alasanmu, maka jangan berkunjung lagi. Tidakkah kau mau pulang ke pension? Aku ada urusan disana.
LD : Urusan apa?
HY :Kau tidak perlu tahu.


Di Full of Shinesine Pension Hae Young menjelaskan kalau dia yang melakukan semua saat pres konferens.
HY : Aku melarang dia datang ke konferens,Gongju tidak punya pilihan lain.
KDB : Hah! Kini aku menjadi ibu yangjahat karena tidak mempercayai putrinya sendiri.
HY : Maaf untuk semua yang terjadi di konferens. Tapi mulai sekarang tolong jangan mengunjungi gonju lagi. Dia akan lemah kalau ada yang ditanggungnya.


Dok..dok! Bunyi pintu di ketuk. Tebak siapa yang datang? Lee Seol. Dia datang dan malah curhat lagi hahahahaha.
Di depan pintu ia curhat tentang perasaannya.


LS : Umma aku tidak akan menangis. Aku telah berjanji tidak akan menangis karena ada banyak yag senang ketika aku menangis. Umma kau tahu apa yang lucu atas ini semua? Diantara semua yang membenciku ada yang aku suka. Tapi dia benar-benar membingungkan. Kadang jahat tetapi kadang baik bahkan seperti ayah memperlakukanku. Di depan orang ini jantungku berdetak kencang. Aku tidak bisa lari walau nafasku sesak. Tapi dia bilang akan menikahi orang lain. Walau aku membencinya, aku tidak benar-benar membencinya. Karena aku tidak bisa membencinya.


Wow! 
Di dalam Hae Young dan Kim Da Bok pasang muka speechless gitu. 


LS : Umma kau masih marah? Aku akan pergi sekarang. Kalau istana tahu aku keluar mereka akn panik.
Kim Da bok hendak keluar tapi di larang oleh Hae Young.
KDB : Apa kau orang yang membuat anakku menangis dan tertawa?


Di mobil anak buah Mong Jae merasa mobil di belakang mereka adalah mobil Hae Young. Bahkan dia merasa kalau mobilitu parkir di dekat pension tadi. Lee Seol panik. 
"Apa dia mendengarnya?" Lee Seol sibuk bertanya-tanya. Jadi dia mau menjelaskan semuanya pada Hae Young. Dia minta di turunkan dan mengusir bodyguardnya. *aku suka lihat gaya LS ngusir pengawal*
Dia berjalan sok anggun tapi....
wusssssss.......!!!
Hae Young melaju kencang. 
Hahahahahahahaha.


Lee Seol kaget, kok bisa dia ga dipedulikan. Ada mobil *kek mobil barang* yang melintas. Lee Seol berlari ketengah jalan dan bilang "STOPPPPPPPPPP!!!"
Dia menyuruh ahjushi mengejar mobil Hae Young. Ahjushi malah bingung. Walau Lee Seol ngaku dia putri ahjushi malah ngira ia 'agak terganggu otak'.
Ahjushi ngejar mobil Hae Young juga. Dengan Lee Seol yang sibuk berkata "Palli...cepat..cepat..!" Sambil nodongin tangan kek pistol gitu ke ahjusgi. Duh lucu deh!


Lee Seol ngamil toa tapi alat itu ga nyala.
LS : Ahjushi nyalakan ini, kalau tidak aku akan menembakmu.
Dan mulai dia berkata ala polisi.
LS : 5047 hentikan mobilmu. Apapun yang kau dengar di pension itu salah.
Hae Young mendengar dan geleng-geleng. Dia menghentikan mobilnya. Lee Seol menyuruh ahjushi menepi.
HY : Apa yang kau lakukan, karenamu aku jadi malu.
LS : aku harus meng-clearkan semuanya. Ini tidak seperti yang kau dengar. Pria yang kumaksud bukan dirimu tapi pria berinisial "P".


Hahahahahha, duh lucunya drama ini. Sukaaaaaaaa banget!


Hari inagurasi tiba. Sambil di dandani Lee Seol melatih suaranya. Ny.Shin datang membawa kiriman dari ibu Lee Seol.
Kotak yang isinya bunga mawar ping dan kunging di tengah. Di 3 kelopak buang kuning ada tulisan


Lebih baik dari bunga, Gongjunim
Lebih baik dari bunga, Lee Seol
Lebih baik dari bunga, Putriku


Lee Seol berkaca-kaca membaca tulisan itu. Itu berarti ibunya sudah memaafkanya.


Dengan diiringi pengawal gongjunim berjalan anggun ke arah ruang konferensi. Tapi ternyata hanya ada 3 wartawan yang datang. Itu ulah Yoon Joo. Dia sengaja tidak memberikan surat ijin meliput pada wartawan. Park Dong Jae kaget melihat hanya ada sedikit yang datang. Hae Young juga. 


Saat Lee Seol mulai berpidato Hae Young leluar ruangan. Dari Mong Jae dia tahu kalau ada banyak orang yang tidak punya surat ijin meliput menunggu di parkiran.
Hae Young menulis sesuatu dan menyuruh Mong Jae mengantarkan memo itu pada Lee Seol.


"Bagaimana dengan pres konferens di luar, Gongjunim?"


LS: Sebaiknya kita konferens diluar saja.
Lee Seol berlari keluar. Semua orang kaget dan mengejarnya. Lee Seol tidak mempedulikan staf istana yang mengejarnya. Dia melepas high heels dan mulai berlari kencang ke arah parkiran. Ternyata disana sudah banyak wartawan yang berkumpul. Lee Seol melihat-lihat seperti mencari sesuatu. Dan ia menemukan kursi untuk berdiri 
Sambil berdiri dia menghadapi semua orang. Tapi karena suaranya tidak terdengar dia ngambil ToA warna merah dan mulai berbicara 


Tentu saja pidato khas Lee Seol bukan pidato yang tersusun. Dia bahkan meminta semua orang membantunya. Wartawan bertanya caranya. Dan Lee Seol mengumumkan akun email *eh email bukan ya* 
Semua wartawan puas dengan hasil konferens. Meraka semua bertepuk tangan.  Ny.Shin juga memuji kalau tadi itu sangat keren.


Lee Seol bertanya pada Mong Jae dari siapa memo itu.
LS : Apa dari Park Hae Young?
MJ : Bukan.
LS : Apa kau tidak mau memberitahuku?
MJ : Dia bilang kau tidak boleh tahu kalau itu darinya.


Mong Jae...Mong Jae kau malah ngasih tahu Lee Seol 


Lee Seol melihat kakinya yang sakit. Ia duduk di dekat air mancur. Stockingnya kotor jadi dia lepas. Eh tiba-tiba Hae Young datang. Lee Seol bersikap seolah biasa.
HY : Kenapa dengan kakimu?
LS : Kakiku? Agak sakit.
HY : Sakit?


Dan dia langsung meraih kaki Lee Seol. Kan kakinya kotor jadi Lee Seol ag' mau Hae Young melihat. Jadi dia masuk deh ke kolam.
HY : Karena tadi itu sukses, ini hadiah dari gurumu.
Dan Hae Young menggendong Lee Seol masuk. Uuuhhhhhhhhh....




Hae Young mengeluh soal Lee Seol yang berat dan Lee Seol bilang ia tidak berat. Mereka mesra ya, dan ga' sadar ada mata yang memandang mereka penuh arti. Mata seorang musuh ini mah. Matanya Yoon Joo, yah siapa lagi coba?


Paginya Ny.Shin bilang kalau pidati Lee Seol pakai toa merah telah menjadi topik yang paling banyak dicari. Bahkan sudah ada grup fan, juga anti-fan. Ny.Shin bilang kalau dia sudah mencatat id anti fan dan akan menghubungi mereka.
Semua senang Lee Seol jadi star. Tapi ada juga yang ga senang. Kwon salah satunya. Dia jadi patah hati..hahhaahaha.



Politisi itu juga ga senang. Yah bisa di tebak yang ini mah.


Presiden meminta Hae Young mengajari Lee Seol menajdi public speaker. Karena menurut presiden nantinya omongan putri bakal lebih di dengar timbnag ucapan presiden kayak dia.


Lagi-lagi Lee Seol praktekin gaya Mishil. Di dalam mobil antik dia berbicara pake gaya Mishil karena member fansnya sudah 12.988 
Dia ga' sadar ada Hae Young di samping mobil. Mmm...sering ya mereka ketemu disini?
Mereka juga ngerasa jadinya Lee Seol nentuin jam 9-10 dia bakal ada disana. 


Hae Young pergi ke makam ayah Lee Seol dan meminta maaf. Meminta maaf untuk apa ya?


Yoon joo datang ke rumah yatim tempat Lee Seol dulu. Dia mencri tahu soal sachet milik permaisuri. Lee Seol dan Profesor juga datang. Mereka menanyakan hal yang sama. Dan kata suster sachet itu bukan milik Lee Seol melainkan milik Go Eun Byo yang sekarang berganti nama menjadi Lee Dan.


Wah gimana nih? Lee Seol jadi bingung kok bisa itu milik kakaknya? Kata profesor ada kemungkinan kalau Lee Dan berbohong.


Yoon Joo bilang akan mengantar Lee Seol pulang. Jadi profesor pulang duluan. Bukannya ikut pulang Lee Seol ngajakin Yoon Joo minum. Di kedai minum Lee Seol bertanya siapa yang lebih Yoon Joo sukai, Park Hae Young atau Profesor.
LS : Aku tahu kalau profesor adalah cinta pertamamu.
YJ : Cinta pertamaku adalah Hae Young Oppa. Saat ini aku lebih menyukai Jung Woo-shi karena dia lebih mencintaiku.
Yoon Joo memberitahu kalau dia tidak akan membiarkan mereka berdua pergi. Dia menantang Lee Seol kalau kedua orang itu akan datang padanya. Dia mengirim sms minta jemput pada Hae Young dan profesor. Benar saja keduanya datang dan,
bikin sebel nih
pas datang eh langsung tuh Yoon Joo meluk Hae Young.



0 komentar:

Posting Komentar

visitor

 

KoReAn FaNz CoMmuNiTy | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates